Jejak Karier Cemerlang Maya Watono, CEO Periklanan Termuda di RI Jadi Direktur InJourney

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 15 Januari 2022 - 14:10:00 WIB
Jejak Karier Cemerlang Maya Watono, CEO Periklanan Termuda di RI Jadi Direktur InJourney
Jejak karier cemerlang Maya Watono, CEO perikalanan termuda di RI jadi direktur InJourney. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Maya Watono sebagai Direktur Marketing dan Consumer Experiance PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney.

InJourney merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, dengan anggota PT Angkasa Pura I; PT Angkasa Pura II; PT Hotel Indonesia Natour; PT Pengembangan Pariwisata Indonesia; PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko; serta PT Sarinah. 

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo berharap, pengangkatan Maya bisa memberikan nilai tambah bagi kinerja Holding BUMN Pariwisata dan pendukungnya. 

"Diharapkan dengan bergabungnya Ibu Maya sebagai Direktur Marketing InJourney akan dapat memberikan nilai tambah untuk bisa meningkatkan kinerja korporasi semakin baik lagi," katanya, Jumat (14/1/2022). 

Kartika mengatakan, pengalaman Maya Watono di industri periklanan selama lebih dari 15 tahun diharapkan bisa mendukung pemulihan sektor pariwisata untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional paska pandemi Covid-19. 

Sementara itu, Maya menerima tawaran menjadi Direktur Marketing InJourney sebagai bentuk pengabdiannya terhadap negara. Melalui pertimbangan yang panjang, dia memutuskan menerima tawaran tersebut. 

"Kesempatan ini merupakan sebuah tantangan besar karena saya harus keluar dari industri periklanan di Indonesia yang telah saya jalankan selama lebih dari 15 tahun," ujarnya. 

Menurut Maya, suatu kehormatan yang sangat besar, diminta Erick Thohir untuk membantunya dan mengabdi kepada negara. 

"Semoga kehadiran saya menjadi manfaat serta dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ucap Maya.

Sebelum diberi amanah oleh Erick Thohir, Maya memiliki jejak karier yang mengangumkan di industri periklanan. 
Perempuan kelahiran 12 Mei 1982 ini memulai kariernya setelah menamatkan kuliah di University of Western Australia.

Pada 2006, dia bekerja di MainAd, salah satu perusahaan baru di bawah perusahaan periklanan yang dirintis oleh ayahnya, Dwi Sapta Group. Di bawah kepemimpinannya, MainAd tumbuh pesat. 

Tiga tahun kemudian atau pada 2009, Maya diberi tanggung jawab baru dengan memimpin perusahaan lainnya, DSP Media. Di bawah kepemimpinannya, DSP Media berhasil tumbuh 5 kali lipat. 

Setelah sukses memimpin MainAd dan DSP Media, Maya diangkat menjadi Managing Director Dwi Sapta Group pada 2012. Lima tahun kemudian, dia menduduki jabatan puncak di Dwi Sapta Group. Posisinya tersebut berbarengan dengan merger antara Dwi Sapta Group dan Dentsu Aegis Network, yang merupakan merger terbesar sepanjang sejarah industri periklanan di Tanah Air.

Kemudian pada Januari 2019, Maya menjabat sebagai Country CEO Dentsu Indonesia. Pada usia 36 tahun saat itu, dia menjadi perempuan pertama dan termuda yang menjabat CEO di Dentsu Indonesia.   

Selama tiga tahun terakhir, Maya berhasil membawa Dentsu Indonesia menjadi agensi periklanan multinational terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Dentsu Indonesia dikenal di kancah periklanan internasional berkat pertumbuhannya yang luar biasa dan sejumlah penghargaan yang dimenangkan di Asia Pacific. 

Dan sebagai Ketua Persatuan Perusahaan periklanan Indonesia (P3I), Maya juga membawa Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dan Philipina pada proses bidding kongres periklanan se-Asia, Ad Asia 2017.  

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: