JAKARTA, iNews.id - Jumlah kendaraan yang melewati ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengalami kenaikan pada akhir pekan ini. Meskipun pemerintah melakukan pengetatan perjalanan orang menjelang larangan mudik.
Presiden Direktur Astra Tol Cipali Firdaus Azis mengatakan, jumlah kendaraan yang lalu lalang di tol Cipali pada akhir pekan lalu sekitar 58.000 hingga 60.000 unit. Angka ini mengalami kenaikan 9 persen dibandingkan dengan akhir pekan pada kondisi normal.
Coretax Bakal Dimaksimalkan Usai Fitch Turunkan Outlook Rating Utang RI
“Trafik weekend Sabtu-Minggu antara 58.000 dan 60.000 kalau kita compare dengan weekend normal naik 9 persen,” ujarnya dalam acara media gathering virtual, Senin (3/5/2021).
Meskipun begitu, Firdaus mengklaim masih belum mengalami kenaikan yang signifikan secara trafik. Khususnya jika dibandingkan pada periode-periode Lebaran di tahun sebelumnya.
Bakal Ada Penyekatan di Sejumlah Titik di Tol Cipali Selama Larangan Mudik
“Belum ada peningkatan signifikan dibandingkan lebaran sebelum-sebelumnya,” ucap dia.
Firdaus memperkirakan, pada H-10 hingga H+10 Lebaran, trafik akan mengalami penurunan sebesar 68 persen dibandingkan tahun 2019. Hal ini terjadi karena adanya larangan mudik.
Meski Dilarang Mudik, Volume Kendaraan di Tol Cipali Diprediksi Naik
“Untuk H-10 sampai H+10 trafik akan turun 68 persen dibandingkan 2019. Tahun 2020 kita enggak bisa compare karena ada larangan full,” ucapnya.
Firdaus pun berharap banyak pada trafik di wilayah aglomerasi seperti Subang, Indramayu, Majalengka hingga Cirebon. Ini mengingat perjalanan di wilayah aglomerasi masih diperbolehkan pada masa larangan mudik.
“Aglomerasi kita berharap ada pergerakan agak membantu trafik kita. Kita berharap H-10 sampai H+10 diharapkan naik,” kata Firdaus.
Editor: Jujuk Ernawati