Jokowi Bicara soal Masyarakat Bawah yang Tertipu dan Terjerat Bunga Tinggi Pinjol

Fahreza Rizky · Senin, 11 Oktober 2021 - 11:37:00 WIB
Jokowi Bicara soal Masyarakat Bawah yang Tertipu dan Terjerat Bunga Tinggi Pinjol
Presiden Jokowi bicara soal masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi pinjol (Foto: Partai Perindo)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti pinjaman online (pinjol) dengan bunga tinggi yang menjerat masyarakat. Dia meminta pinjol tersebut harus dibenahi supaya jasa keuangan digital bisa tumbuh sehat.

Dia menuturkan, gelombang digitalisasi dipercepat oleh pandemi Covid-19. Karena itu, menurutnya, digitalisasi di sektor jasa keuangan harus disikapi dengan cepat dan tepat.

"Kita lihat bank berbasis digital bermunculan, juga asuransi berbasis digital bermunculan, dan berbagai macam e-payment harus didukung. Penyelenggara fintech terus bermunculan, termasuk fintech syariah," kata Jokowi dalam acara OJK Virtual Innovation Day 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Dia menuturkan, inovasi fintech semakin berkembang. Begitu juga dengan fenomena sharing economy yang semakin marak, mulai dari berbasis peer to peer hingga business to business.

"Tetapi pada saat yang sama saya juga memperoleh informasi banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi. Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya," tutur Jokowi.

"Oleh karenanya perkembangan yang cepat ini harus dijaga, harus dikawal, dan sekaligus difasilitasi untuk tumbuh secara sehat untuk perekonomian masyarakat kita," imbuhnya.

Dia meyakini jika perkembangan jasa keuangan dikawal secara cepat dan tepat, maka Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah China dan India. 

"Dan bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ketujuh di 2030," ucap Jokowi.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: