Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

KAI Angkut 32,8 Juta Ton Barang pada Semester I 2024, Terbanyak Komoditas Batu Bara

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:36:00 WIB
KAI Angkut 32,8 Juta Ton Barang pada Semester I 2024, Terbanyak Komoditas Batu Bara
KAI mencatat angkutan barang sebanyak 32.872.889 ton pada semester I 2024, naik 7 persen dibanding periode sama tahun lalu. (Foto: Dok. KAI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat angkutan barang sebanyak 32.872.889 ton pada semester I 2024. Raihan ini naik 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 30.726.894 ton barang.

VP Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, angkutan barang pada enam bulan pertama tahun ini didominasi oleh komoditas batu bara sebesar 26.278.697 ton atau 80 persen dari total angkutan barang KAI.

Angkutan batu bara terkonsentrasi di wilayah Sumatera bagian selatan. Hampir seluruh komoditas, baik batu bara hingga non-batu bara menunjukan tumbuh 5-7 persen.

“Pertumbuhan angkutan barang tersebut ditopang oleh adanya penambahan frekuensi perjalanan dan rute, serta penambahan gerbong dalam satu rangkaiannya,” ujar Anne dalam keterangannya, Sabtu (13/7/2024). 

Ketepatan waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta api barang juga mengalami peningkatan performa. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api barang mencapai 94,04 persen di semester I 2024, meningkat dari tahun lalu, yaitu 92,31 persen. 

Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api barang mencapai 89,67 persen, dari sebelumnya 86,88 persen. Anne menuturkan, perbaikan performa ketepatan waktu kereta api, lanjut Anne, diraih melalui peningkatan mutu kinerja operasional secara keseluruhan termasuk perawatan sarana dan prasarana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut