Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lonjakan Penumpang Nataru, Tiket Kereta Api Hampir Terjual 4 Juta hingga Awal 2026
Advertisement . Scroll to see content

KAI Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Tanpa Masinis

Selasa, 23 November 2021 - 14:37:00 WIB
KAI Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Tanpa Masinis
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan 123 Train Attendant yang akan bertugas menggantikan masinis dalam pengoprasian LRT Jabodebek. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis. Sebagai gantinya, KAI menyiapkan SDM Train Attendant (prama/prami kereta). 

VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan Train Attendant akan menggantikan peran masinis dalam moda transportasi yang rencananya menggunakan sistem kendali kereta berbasis komunikasi sehingga kereta dapat beroperasi secara otomatis.

Saat ini, lanjutnya, KAI telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal untuk memastikan pelayanan, keselamatan, dan keamanan operasional LRT. 

“Meski LRT Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis, nantinya terdapat 2 orang petugas pada setiap rangkaian LRT Jabodebek yaitu 1 orang Train Attendant dan 1 orang Security,” ujar Joni Martinus, melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (23/11/2021). 

Dia menjelaskan, Train Attendant bertugas untuk memastikan segala sesuatu terkait LRT Jabodebek berjalan normal, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memberikan pelayanan kepada pelanggan. 

Selain itu, Train Attendant selalu mobile di dalam kereta dan tidak mengoperasikan sarananya dalam operasi normal. Hal tersebut dikarenakan, pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) / Backup OCC secara terpusat. 

“Pada saat terjadi gangguan, Train Attendant bertugas untuk mengemudikan dengan kecepatan terbatas dan membuka-tutup pintu LRT Jabodebek,” tutur Joni Martinus. 

Dia mengungkapkan, KAI saat ini sedang menyiapkan 123 orang Train Attendant untuk bertugas di 27 rangkaian kereta LRT Jabodebek (4 cadangan). 

“Berbeda dengan masinis, petugas Train Attendant juga harus mampu berbahasa Inggris karena selama perjalanan petugas Train Attendant berinteraksi langsung dengan para pelanggan,” ungkap Joni Martinus. 

Guna menjamin kualitas Train Attendant LRT Jabodebek, kualifikasi petugas Train Attendant tetap mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Kecakapan Awak Sarana Perkeretaapian. 

“Melalui persiapan yang matang untuk para petugas LRT Jabodebek, diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi pelanggan untuk merasakan transportasi perkeretaapian urban yang paling maju di kawasan Ibu Kota,” tutur Joni Martinus.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut