Kantongi Rp7 Juta Sebulan, Pria Ini Betah Jadi Ojek Online Sejak 2010
JAKARTA, iNews.id - Pekerjaan menjadi pengemudi ojek online tengah marak digandrungi oleh kalangan usia muda hingga tua. Pasalnya, pekerjaan ini dapat menjadi pekerjaan utama juga sampingan mengingat waktu yang dibutuhkan sangat fleksibel.
Pengemudi Go-Jek pertama Mulyono mengatakan, profesinya ini mampu memenuhi kebutuhan ekonominya sejak 2010. Pasalnya, selain waktu yang fleksibel dirinya juga mampu mengantongi penghasilan saat ini sebesar Rp6-7 juta per bulan.
"Kalau saya bicara ekonomi, terus terang dibanding dari saya masih jadi ojek pangkalan sangat berbeda jauh. Apalagi saat tarif Go-Jek sekilo Rp4.000 selama dua tahun saya mengalami. (Penghasilan) Rp6-7 juta per bulan," ujarnya di Aeon Mall Cakung, Jakarta, Mingu (6/1/2019).
Apalagi bonus yang ditawarkan oleh perusahaan penyedia jasa karya anak bangsa ini cukup menggiurkan. Bagi pengemudi ojek online yang berhasil menyelesaikan 18 order (tutup poin) dalam sehari maka diberikan bonus harian sebesar Rp200.000.
"Perusahan mana yang bisa kasih Rp200.000 ke mitranya? Makanya setiap hari saya berusaha untuk tutup poin karena kalau tidak dapat bonus rugi kita karena perusahaan sudah berikan kebijakan itu," ucapnya.