Kapal Tanker Minyak Terpaksa Ubah Rute Imbas Kekeringan di Terusan Panama
Analis di layanan pelacakan kapal, Kpler, Matt Smith menyebut, hal ini membuat lebih sedikit bahan bakar dari AS yang dikirim menuju ke Pantai Barat Amerika Selatan, khususnya Chili. "Kemungkinan besar akan menarik bensin dari Asia," kata dia.
Cururo berlayar menuju Terusan Panama pada bulan lalu. Namun, karena tidak mendapatkan tempat untuk melintas, kapal tersebut mengubah rutenya. Dua kapal produk olahan lainnya, Green Sky dan High Loyalty juga telah menempuh rute yang lebih panjang menuju atau dari Chili untuk menghindari Terusan Panama.
Sementara itu, pengiriman Solar dari AS semakin banyak menuju Eropa karena Amerika Selatan membeli lebih sedikit akibat kemacetan di Terusan Panama, menurut data Kpler. Sekitar 45 persen ekspor solar AS menuju ke Eropa pada bulan Desember, dibandingkan dengan sekitar 21 persen pada bulan lalu.
Pengalihan arus produk olahan juga akan menyebabkan aktivitas pengiriman yang lebih tinggi diukur dengan ton-mil dan tarif pengangkutan yang lebih tinggi karena kapal tanker AS yang biasanya menuju Amerika Selatan kini melintasi Atlantik menuju Eropa, atau ketika kapal-kapal dari Asia melakukan perjalanan ke Amerika Selatan.
Editor: Aditya Pratama