Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Terus Berulang, Pertamina Diminta Evaluasi Sistem Keselamatan

Athika Rahma ยท Selasa, 17 Mei 2022 - 14:33:00 WIB
Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Terus Berulang, Pertamina Diminta Evaluasi Sistem Keselamatan
Kebakaran Area Pabrik Kilang Minyak Balikpapan milik Pertamina. (Foto: Instagram/ komunitas.cinta.balikpapan)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) diminta melakukan evaluasi sistem keselamatan di kilang minyak Balikpapan. Hal itu, terkait dengan kebakaran yang terus berulang terjadi di Kilang Minyak Balikpapan.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, mengatakan Pertamina dalam hal ini PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) seharusnya bisa belajar dari insiden sebelumnya.

"Sebagai subholding yang diberikan tangung jawab dalam mengelola perusahaan sendiri, terkait dengan safety sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab subholding KPI tidak lagi menjadi tanggung jawab Holding," kata Mamit kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (17/5/2022).

Menurut dia, perubahan manajemen di KPI seharusnya bisa membawa perubahan terhadap semua hal di KPI, meskipun ternyata masih terjadi insiden hingga menimbulkan korban jiwa.

Terkait dengan itu, lanjutnya, PT KPI kembali harus melakukan evaluasi terhadap sistem HSSE, melakukan audit investigasi terhadap semua sistem safety mereka serta melakukan kembali refreshment terhadap personil yang bekerja termasuk pihak ke 3.

"Selain itu, KPI harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar bahwa proses bisnis mereka aman dan tidak akan mengganggu aktivitas serta keselamatan masyarakat sekitar," ujar Mamit.

Disisi lain, Mamit mengapresiasi Pertamina yang sigap memadamkan api. Langkah cepat yang dilakukan bisa meminimalisir kebakaran menjadi lebih besar dan bisa menimbulkan korban jiwa dalam jumlah yang besar lagi.

Dia mengungkapkan, Terlepas siapa pun yang menjadi korban baik itu pegawai Pertamina maupun pihak ketiga, perlakukannya harus tetap sama. Pertamina dan juga kontraktor tempat korban bekerja harus memberikan yang terbaik bagi keluarga korban.

"Untuk yang meninggal saya kira perlu dikawal hak-hak keluarga mereka karena ini terkait masa depan keluarga korban. Untuk yang dirawat, saya kira perlu mendapatkan pelayanan terbaik sehingga bisa sembuh seperti semua," tutur Mamit.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: