Kebijakan Elon Musk Bikin Gempar Pengguna Twitter, Jack Dorsey: Memang Sulit
JAKARTA, iNews.id - Mantan CEO dan pendiri Twitter, Jack Dorsey, angkat bicara soal kebijakan Elon Musk yang membuat gempar pengguna platform media sosial tersebut.
Berbeda dengan komentar tajam yang pernah dilontarkannya, kali ini Jack Dorsey justru menanggapi kebijakan Elon Musk dengan positif bahkan berempati kepada Kepala Eksekutif Twitter itu.
“Menjalankan Twitter memang sulit. Saya tidak berharap tekanan itu menimpa siapa pun. Saya percaya bahwa tim melakukan yang terbaik di bawah kendala yang mereka miliki, yang sangat besar. Sangat mudah untuk mengkritik keputusan dari jauh, yang saya bersalah, tapi saya tahu tujuannya adalah untuk melihat Twitter berkembang. Itu akan," kata Jack Dorsey, melalui cuitan di akun twitter resminya.
Dalam cuitan kedua, Jack Dorsey menyampaikan harapan agar Elon Musk dan petinggi Twitter saat ini mempertimbangkan untuk membangun protokol terbuka yang benar-benar tahan sensor seperti bitcoin dan nostr untuk membantu meringankan beban itu.
Usai Elon Musk, Giliran Orang Terkaya ke-2 di Dunia ke China, Ada Apa?
"Baik untuk semua, dan penting untuk mempertahankan internet terbuka,” ungkap Jack.
Sejak Twitter diakuisisi Elon Musk tahun lalu, pengguna Twitter dikejutkan dengan sejumlah kebijakan yang membatasi akses. Belakangan, Elon Musk juga mengumumkan akan membatasi apa yang dibaca pengguna setiap hari.
Elon Musk Mulai Latihan Bela Diri, Akui Tak Akan Lari dari Pertarungan Melawan Mark Zuckerberg
Elon Musk mengatakan kebijakan itu untuk mengatasi tingkat ekstrim dari pengikisan data & manipulasi sistem. Pengguna yang diverifikasi dan membayar biaya berlangganan bulanan akan diizinkan untuk membaca 6.000 postingan sehari, sementara pengguna tidak terverifikasi akan dibatasi hingga 600 postingan sehari dan pengguna baru yang belum diverifikasi hingga 300 sehari.
Kemudian pada hari itu, Musk mengatakan bahwa batasan baru adalah 10.000 untuk pengguna terverifikasi, 1.000 untuk pengguna yang tidak terverifikasi, dan 500 untuk pengguna baru.
Cuitan Dorsey yang menanggapi kebijakan Elon Musk menjadi trending topik. Mantan CEO Twitter kini menjadi dewan direksi Bluesky Social, layanan jejaring sosial baru yang bertujuan untuk bersaing dengan Twitter.
Saat ini, Bluesky dalam versi beta dan pengguna hanya dapat mendaftar jika mereka memiliki kode undangan, karena banyak orang mengutarakan rasa frustrasi mereka dengan keputusan Elon Musk, banyak pengguna mulai mencari alternatif, termasuk Bluesky.
Editor: Jeanny Aipassa