Kebijakan Tarif Impor Baja AS Hantam Kanada dan Brasil
WASHINGTON, iNews.id – Kanada dan Brasil akan mendapat hantaman paling keras akibat kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan tarif baja impor dari luar negeri sebesar 25 persen.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan AS dan HIS Global Trade, total impor baja hingga September 2017 dari kedua negara tersebut menjadi yang terbesar masing-masing memiliki porsi 16 persen dari Kanada dan 13 persen dari Brasil. China yang seringkali dikritik karena dituding melakukan praktik dumping produk baja bukan termasuk dalam daftar 10 negara eksportir baja terbesar ke AS.
Kebijakan yang rencananya akan diteken oleh Presiden Donald Trump tersebut langsung memancing reaksi keras dari Kanada. Menanggapi kebijakan tarif AS, Francois-Phillippe Champagne, Menteri Perdagangan Kanada menyebut bahwa pajak tersebut “tidak dapat diterima” dan pihaknya akan mengambil tindakan untuk melindungi para pekerja Kanada.
Selain Kanada dan Brasil, negara yang mengekspor baja paling besar ke AS antara lain Korea Selatan, Meksiko, dan Rusia.
Presiden Trump baru saja mengumumkan akan menerapkan tarif pajak 25 persen untuk baja impor dan 10 persen untuk aluminium impor. Kebijakan yang akan diberlakukan mulai minggu depan ini dinilai Trump sebagai evaluasi atas sejumlah perjanjian dagang yang merugikan Amerika.