Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 Terburuk Kedua dalam Sejarah RI
KARAWANG, iNews.id - Kecelakaan fatal yang terjadi pada pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang tercatat menjadi yang terparah kedua dalam sejarah Indonesia dari sisi jumlah penumpang yang tewas.
Dilansir Flight Global, Selasa (30/10/2018), sebelum kecelakaan pesawat dengan nomor penerbangan JT 610, maskapai Lion Air sudah mengalami kecelakaan 11 kali dengan rincian 5 pesawat hancur, 5 pesawat rusak parah, dan 1 pesawat rusak ringan.
Pesawat Lion Air terakhir kali mengalami insiden pada 30 November 2004 saat burung besi jenis McDonnell Douglas MD-80 tergelincir akibat hujan sehingga kebablasan dari landasan di Bandara Solo. Saat itu, satu penumpang tewas.
Data Flight Fleets Analyzer yang dimiliki oleh Flight Global menunjukkan bahwa kecelakaan terparah di Indonesia terjadi pada 26 September 1997 saat pesawat jenis Airbus A300 milik Garuda Indonesia menabrak gunung di Desa Buah Nabar, 32 kilometer sebelum mendarat di Bandara Polonia Medan.
Penyebab tabrakan saat itu karena awan tebal sehingga pesawat seketika meledak akibat menabrak dan hangus terbakar. Berdasarkan hasil investigasi, pesawat yang diminta ATC untuk belok kiri malah belok kanan. Selain itu, pesawat terbang di bawah ketinggian yang ditetapkan.