Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Merosot Seperlima Jadi Rp2.433 Triliun

Suparjo Ramalan ยท Minggu, 11 September 2022 - 07:38:00 WIB
Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Merosot Seperlima Jadi Rp2.433 Triliun
Kekayaan 50 orang terkaya Singapura merosot seperlima jadi Rp2.433 triliun. (Foto: Shutterstock)

SINGAPURA, iNews.id - Kekayaan gabungan 50 orang terkaya Singapura merosot lebih dari seperlima menjadi 164 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.433 triliun dari tahun lalu. Hal itu karena naiknya inflasi dan jatuhnya sektor teknologi global. 

Mengutip Forbes, kekayaan Li Xiting, pendiri dan ketua Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics menyusut hampir sepertiga menjadi 15,6 miliar dolar AS, meski dia tetap mempertahankan posisinya di peringkat pertama. Saham pembuat perangkat medisnya turun karena pertumbuhan penjualannya lebih lambat. 

Adapun pemulihan properti dan informasi baru tentang kepemilikan real estat mendorong Robert dan Philip Ng ke posisi kedua. Kekayaan mereka sebesar 15,2 miliar dolar AS. 

Sedangkan kekayaan taipan cat berusia 95 tahun, Goh Cheng Liang, yang mengendalikan Nippon Paint Holdings Jepang dan merupakan orang tertua dalam daftar, turun 30 persen menjadi 13 miliar dolar AS. Dia tetap bertahan di peringkat 3.

Sementara kinerja buruk di sektor teknologi membuat kekayaan bersih pendiri Facebook (Meta Platforms)  Eduardo Saverin berkurang lebih dari setengahnya menjadi 9,6 miliar dolar AS. Dia tergelincir dua peringkat ke posisi 4. 

Perusahaan game yang terdaftar di New York, Sea yang menjadi saham panas tahun lalu, anjlok karena meningkatnya kerugian di cabang e-commerce, mengikis kekayaan tiga pendirinya, Forrest Li, Gang Ye, dan David Chen masing-masing lebih dari 70 persen, penurunan terbesar dalam persentase. 

Penurunan tajam tersebut jauh melebihi kenaikan kekayaan bersih yang dicatat oleh lebih dari setengah anggota dalam daftar 50 orang terkaya Singapura

Yang beruntung dalam grup ini adalah Min-Liang Tan, pendiri Razer, yang diuntungkan dengan menjadikan perusahaan perangkat gamenya menjadi perusahaan private. Sementara pemulihan sektor perhotelan membawa pengusaha hotel Michael Kum dari M&L Hospitality kembali ke peringkat setelah jeda satu tahun.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda