Kementerian ESDM Lelang 8 Wilayah Kerja Migas di Triwulan IV 2021

Oktiani Endarwati ยท Senin, 25 Oktober 2021 - 22:18:00 WIB
Kementerian ESDM Lelang 8 Wilayah Kerja Migas di Triwulan IV 2021
Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 8 Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas (Migas) di Triwulan IV 2021. Hingga Triwulan III 2021, sebanyak 6 WK Migas telah ditawarkan pada Lelang Tahap I yang berlangsung pada 17 Juni 2021.

"Pada Lelang WK Migas Tahap I, telah ditawarkan 6 WK Migas dan Lelang Tahap II Tahun 2021 rencananya akan dilaksanakan pada Triwulan IV, di mana terdapat 8 kandidat WK migas yang sedang dievaluasi untuk ditawarkan," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Tutuka Ariadji, pada Konferensi Pers Capaian Subsektor Migas Triwulan III 2021, Senin (25/10/2021).

Untuk meningkatkan minat terhadap WK Migas, pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan Bentuk dan Ketentuan-Ketentuan Pokok (Terms & Conditions) Kontrak Kerja Sama agar lebih menarik.

Dia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan seperti fleksibilitas bentuk kontrak sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM nomor 12 tahun 2020 dan peningkatan Split Kontraktor. 

Adapun perbaikan dilakukan untuk minyak bumi mulai 80:20 untuk resiko geologi, infrastruktur dan sumberdaya dengan kategori very low, sampai dengan 55:45 kategori very high. Sedangkan untuk gas bumi mulai dari 75:25 untuk kategori very low, sampai dengan 50:50 untuk kategori very high.

Sedangkan untuk pemanfaatan gas domestik, hingga Triwulan III 2021 mencapai 65,91 persen, sedikit di atas target yang telah ditetapkan yaitu sebesar 65 persen. Pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri akan terus ditingkatkan demi mendukung tumbuh kembangnya industri dalam negeri.

Dirjen Migas mengungkapkan, terkait lifting migas yang merupakan komponen dalam perhitungan besaran penerimaan negara, hingga Triwulan III 2021 mencapai 661 MBOPD untuk minyak dan 1003 MBOEPD untuk gas bumi, dengan ICP rata-rata sebesar 65,17 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Upaya peningkatan dan pencapaian lifting migas yang telah/akan terus dilakukan, diantaranya optimasi produksi pada lapangan eksisting, percepatan transformasi resources menjadi produksi dengan mempercepat POD lapangan baru dan rencana pengembangan lapangan-lapangan yang tertunda, optimalisasi pemberian insentif dan monetisasi undeveloped discovery.

Selain itu, penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) pada lapangan-lapangan yang berpotensi, peningkatan cadangan dan produksi migas nasional juga dilaksanakan dengan kegiatan eksplorasi termasuk pelaksanaan program Komitmen Kerja Pasti untuk menemukan prospect dan lead baru.

"Kami juga melakukan upaya percepatan proses perizinan dan peningkatan koordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penyelesaian permasalahan operasional di lapangan,” ujar Tutuka.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: