Kendalikan Inflasi, Airlangga: Pemerintah Terus Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Akhir Tahun

Michelle Natalia ยท Jumat, 25 November 2022 - 18:55:00 WIB
 Kendalikan Inflasi, Airlangga: Pemerintah Terus Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Akhir Tahun
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, berdialog dengan pedagang di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11/2022). (Foto: istimewa)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah terus berupaya menjaga harga bahan pokok menjelang akhir tahun agar terjangkau oleh masyarakat. Hal itu, merupakan upaya untuk mengendalikan inflasi yang biasanya melonjak menjelang akhir tahun, seiring perayaan Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, selain menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, pemerintah juga memantau ketersediaan pasokan bahan pangan pokok, salah satunya dengan terjun langsung ke pasar-pasar tradisional.

Terkait dengan itu, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Pontianak terkait Pertemuan Tingkat Menteri dalam forum BIMP-EAGA dan Rapat Koordinasi TPIP-TPID, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menko Airlangga, menyempatkan waktu untuk memantau ketersediaan pasokan dan harga bahan pokok di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11/2022).

“Saya didampingi oleh Pak Wagub dan Pak Walikota serta dari Bank Mandiri, Bank Kalbar, BSI, BNI, dan satu lagi BRI. Tujuan kunjungan ke pasar ini karena kita akan mengadakan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah terutama untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ungkap Menko Airlangga.

Dalam kunjugan tersebut, Menko Airlangga berdialog dengan sejumlah pedagang bahan pangan pokok. Terungkap dalam dialog tersebut, harga sejumlah komoditas pangan mulai dari bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, hingga daging dan telur ayam di Pasar Flamboyan cukup stabil. Pasokan komoditas pangan tersebut juga masih mencukupi.

Pasar Flamboyan merupakan salah satu pasar induk di Kota Pontianak yang telah berdiri sejak tahun 1989. Pasar yang dibangun pada lahan seluas 17.133 meter persegi tersebut memiliki kapasitas pedagang sebanyak 53 ruko, 203 kios, dan 1.563 los. Beragamnya pilihan pedagang tersebut menjadikan Pasar Flamboyan sebagai salah satu pasar tradisional tujuan utama masyarakat Pontianak.

“Tentu kita melihat bahwa Kalbar relatif baik inflasinya meskipun sedikit diatas nasional. Kalbar ini kira-kira 6 persen jadi kita berharap nanti bisa terus diturunkan dengan ketersediaan pasokan yang aman dan harga yang terjangkau,” ungkap Menko Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menyaksikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis sebesar Rp1,18 triliun kepada lima orang debitur yang merupakan pedagang di Pasar Flamboyan. 

KUR yang disalurkan tersebut merupakan skema KUR Mikro dan KUR Kecil dengan besaran penyaluran mulai dari Rp40 juta hingga Rp400 juta untuk masing-masing debitur. Penyerahan KUR tersebut dilakukan oleh penyalur dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, serta Bank Kalimantan Barat.

Program KUR tersebut merupakan salah satu program Pemerintah yang dioptimalkan dalam mendukung pengendalian inflasi melalui akses pembiayaan untuk penguatan kelembagaan petani yang juga termuat dalam Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2022-2024. 

Hingga 31 Oktober 2022, KUR telah diberikan kepada 6,26 juta debitur dengan realisasi penyaluran mencapai 80,30 persen atau Rp299,64 triliun dari target 2022 sebesar Rp373,17 triliun. Sementara berdasarkan sektor, penyaluran KUR sektor perdagangan telah mencapai 43,7 persen dari total penyaluran dan tercatat tertinggi kedua setelah sektor pertanian.

Secara nasional, lanjutnya, UMKM selalu dibantu dalam 3 tahun terakhir dengan program pemulihan ekonomi nasional atau PEN, berbagai upaya UMKM termasuk bantuan Presiden untuk UMKM, termasuk juga untuk warung, pedagang kaki lima. 
"Ke depan akan kita dorong lagi terkait restrukturisasi daripada kredit UMKM yang kemarin sudah dibahas dengan OJK untuk dilanjutkan. Jadi kemudahan UMKM dilanjutkan sampai tahun depan,” tutur Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain yakni anggota DPR RI, Deputi I Kemenko Perekonomian, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Walikota Pontianak, serta perwakilan Bank Penyalur KUR.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda