Kimia Farma Tunda Program Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Jeanny Aipassa ยท Senin, 12 Juli 2021 - 09:57:00 WIB
Kimia Farma Tunda Program Vaksinasi Covid-19 Mandiri
Kimia Farma. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Kimia Farma Tbk memutuskan menunda program vaksinasi Covid-19 secara mandiri atau individu, yang sedianya dibuka hari ini, Senin (12/7/2021). Penundaan tersebut karena Kimia Farma membutuhkan waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat.

Pengumuman mengenai penundaan tersebut disampaikan Corporate Secretary Kimia Farma, Ganti Winarno, dalam keterangan yang diperoleh iNews.id, Senin (12/7/2021). 

"Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," ujar Ganti Winarno.

Menurut dia, besarnya animo masyarakart serta banyaknya pertanyaan yang masuk membuat Manajemen  memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi Vaksinasi Gotong Royong Individu serta pengaturan pendaftaran calon peserta.

"Terima kasih atas pemahaman para pelanggan serta animo untuk bersama-sama mendorong tercapainya kekebalan komunal (herd immunity) yang lebih cepat di Indonesia," kata Ganti Winarno. 

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Agus Chandra, memastikan kesiapan pelaksanaan vaksinasi gotong royong secara mandiri atau individu di delapan klinik perseroan. 

Dia mengatakan, Kimia Farma telah mengamankan Vaksin Sinopharm untuk mendukung program vaksinasi gotong royong secara mandiri atau individu berbayar dengan jumlah mencapai 1,5 juta dosis. 

"Ada 1,5 juta dosis vaksin Gotong Royong yang telah disiapkan, yang akan didatangkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama 500.000 dosis dan tahap kedua 1 juta dosis," kata Agus dalam konferensi pers, Minggu (11/7/2021).

Kimia Farma Diagnostika tengah menyiapkan fasilitas pelayanan vaksinasi mandiri berbayar di delapan klinik secara bertahap. Adapun masing-masing klinik diberi jatah 5 ribu dosis vaksin.

"Jadi total ada 8 titik masing-masing kiti kita siapkan 5 ribu dosis untuk sambil melihat kesiapan ataupun animo demand daripada masyarakat," ujar Agus.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda