Kinerja Positif, Pendapatan MSIN Tembus Rp2 Triliun di Semester I 2026
"Yang penting untuk kami highlight adalah pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti oleh peningkatan profitabilitas. Total cost meningkat 7 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan revenue sebesar 10 persen," kata Abuzzal.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, MSIN mencatatkan kenaikan laba kotor sebesar 17 persen menjadi Rp662 miliar. Margin laba kotor perseroan juga meningkat dari 31 persen menjadi 33 persen.
Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp517 miliar, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Margin EBITDA turut meningkat dari 25 persen menjadi 26 persen. Sementara itu, laba bersih perseroan mencapai Rp279 miliar atau tumbuh 14 persen secara tahunan, dengan margin laba bersih naik dari 13 persen menjadi 14 persen.
"Jadi secara keseluruhan, semester pertama 2026 menunjukkan bahwa pertumbuhan MSIN tidak hanya berasal dari peningkatan revenue, tetapi juga disertai dengan operating leverage dan perbaikan margin," kata Abuzzal.