Kisah Austin Russell, Bangun Startup Teknologi di Garasi Kini Kekayaannya Tembus Rp24 Triliun
Perusahaan tersebut tidak benar-benar turun sampai setelah Russell keluar dari Universitas Stanford pada tahun 2012 atau pada usia 18 tahun. Dia memenangkan Thiel Fellowship, yang membayar siswa 100.000 dolar AS untuk fokus pada startup mereka secara penuh waktu.
Meski begitu, Russell mengatakan dia akan tetap meninggalkan sekolah untuk membangun Luminar.
Meski begitu, mobil self-driving bukanlah hal yang biasa di jalan-jalan Amerika. Hal ini menandakan Russell dan Luminar memiliki banyak pekerjaan, terlepas dari nilai perusahaan yang tinggi.
Adapun, cara kerja laser Luminar untuk mobil tanpa pengemudi menggunakan teknologi lidar bertenaga laser, yang merupakan singkatan dari deteksi dan jangkauan cahaya (light detection and ranging/lidar). Teknologi tersebut menghasilkan peta 3-D lingkungan sekitar mobil secara real time. Setelah mobil dapat mendeteksi benda-benda di dekatnya, secara teoritis dapat menghindari tabrakan dengan kendaraan lain.
"Kami dapat melakukan ini jutaan kali untuk dapat berhasil mengukur dengan tepat seberapa jauh semuanya, hingga presisi tingkat sentimeter," tuturnya.