Kisah IRT Sukses Jadi Pengusaha Camilan dari Bikin Ogel Ogel, Omzetnya Miliaran
JAKARTA, iNews.id - Ibu rumah tangga (IRT) bernama Isomedi Astuti atau akrab disapa Bu Darsono ini menjadi pengusaha sukses dari jualan camilan. Camilan yang dijualnya bernama Ogel Ogel.
Ogel Ogel merupakan makanan ringan khas Pemalang, Jawa Tengah. Ogel Ogel bentuknya kecil dengan panjang sekitar 2-3 centimeter (cm) berwarna kecokelatan. Camilan yang terbuat dari tepung, telur, dan bumbu ini memiliki tekstur yang renyah dan rasa gurih.
Dia yang memiliki hobi memasak itu sengaja menciptakan camilan unik tersebut. Adapun pemberian nama Ogel Ogel memiliki filosofi.
"(Ogel Ogel) itu ciptaan saya sendiri. Ogel Ogel itu sesuatu yang gerak. Kalau sesuatu yang gerak otomatis kan hidup. Maksud saya Ogel Ogel ini biar hidup terus sampai keturunan kami, anak, cucu cicit hidup terus (usahanya). Jadi tujuannya seperti itu," kata dia dikutip dari YouTube Kawan Dapur, Jumat (30/12/2022).
Kisah TKW Tak Tamat SD Sukses Jadi Miliarder di Arab Saudi dari Bisnis Katering
Dia menuturkan, modal membuat camilan tersebut Rp50.000. Saat awal pembuatan pun masih menggunakan cetakan roti, lalu dipotong dengan pisau. Itu dilakukan selama 1 tahun, kemudian ganti menggunakan paralon yang dimodifikasi.
Dari tahun pertama hingga ketiga, dia mengenalkan camilan baru tersebut. Saat itu, dia hanya membuat 1-2 kali dalam seminggu. Camilan itu dibungkus dalam ukuran kecil dan dijual dengan harga Rp1.000.
Kisah Mantan Agen Asuransi Tinggalkan Gaji Rp70 Juta Sukses Jadi Distributor Telur Ayam

Dia mengatakan, untuk memperkenalkan produknya membutuhkan proses yang sangat panjang hingga memakan waktu sampai tiga tahun. Di awal perjuangannya, camilannya tersebut dijual menggunakan sepeda oleh asisten rumah tangganya dan dititipkan ke toko.
"Begitu tiga tahunan sudah mulai tiap hari bikin walaupun sehari cuma 3 kilo, 5 kilo tetapi kan kita tetap berjuang terus. Akhirnya 5 tahun, itu langsung wus. Istilahnya banyak pembelinya," tuturnya.
Kisah Sukses Mantan SPG Jadi Pengusaha Fesyen, Produk Diekspor ke Singapura hingga Taiwan
Dia memaparkan, di awal berbisnis sebaiknya jangan terlalu memikirkan untung, namun fokus untuk mencari nama karena membutuhkan proses yang sangat lama. Setelah namanya dikenal dan suka, maka produknya akan banyak dicari.
Hal itu yang dijalaninya. Setelah awalnya dia menjual menggunakan sepeda, dititipkan ke toko dan dijual di rumah, akhirnya bisa membuka toko camilan. Tidak hanya Ogel Ogel ciptaannya yang dijual tapi juga camilan lain yang dititipkan di tokonya.
Sakit Bawa Berkah, Korban Bullying Dulu Susah Kini Hasilkan Omzet Puluhan Miliar Sebulan
"Sekarang saya cuma duduk manis di rumah, enggak pernah ke mana-mana, jadi bahan datang sendiri, tinggal telpon. Orang yang beli juga datang," ujarnya.
Sekarang, dia bisa produksi minimal 1 kuintal Ogel Ogel setiap hari. Adapun karyawannya pun sudah 15 orang dari sebelumnya hanya dibantu ART. Dia pun memberikan tips bagi yang ingin berbisnis. Pertama, terpenting adalah niat.
"Yang penting orang jualan harus niat. Saya dulu ingin menaklukan Pemalang, sekarang Pemalang tak taklukan (dengan Ogel Ogel)," katanya
Kedua, harus rajin dan semangat. Ketiga, berdoa dan harus dekat dengan Tuhan. Dia mengingatkan, jangan menyepelekan kekuatan doa.
"Waktu mbak-mbak bungkus (Ogel Ogel), saya berdoa, dari 1.000 jadi ya Allah semoga jadi 10.000, itu bener jadi 10.000. Ya Allah moga-moga jadi 100.000, ya Allah jadi 1 juta. Itu kenyataan, tak lakoni. Terakhir moga-moga jadi miliaran, bener itu," tuturnya.
Dia pun menyampaikan, jika ingin dibantu dan diangkat oleh Tuhan, perbanyak membantu orang lain. Seperti dirinya yang membantu pelaku UKM lain untuk menitipkan produk mereka di tokonya.
"Saya angkat temen-temen UKM, semakin kita bantu teman, kita akan diangkat oleh Allah," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati