Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 
Advertisement . Scroll to see content

Komitmen Mahata Ke Garuda Indonesia Bergantung kepada Tiket.com?

Kamis, 16 Mei 2019 - 20:32:00 WIB
Komitmen Mahata Ke Garuda Indonesia Bergantung kepada Tiket.com?
Piutang Mahata ke Garuda Indonesia akan bergantung dengan realisasi kerja sama bisnis dengan Tiket.com. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya sangat bangga melihat keberanian startup lokal seperti Mahata Group dan Tiket.com dalam menjawab tantangan global untuk memajukan industry penerbangan dalam negeri,” kata Benny.

Namun seiring berjalannya waktu, kerja sama antara Mahata dengan Tiket.com akhirnya menuai polemik. Garuda Indonesia yang merupakan BUMN penerbangan terbesar dalam negeri, disebutkan belum menerima pembayaran kontrak dari Mahata sebesar 241,94 juta dolar AS.

Belum teralisasinya dana pembayaran dari yang diperkirakan berjumlah Rp3,37 triliun ini ternyata telah dimasukkan dan dicatat ke dalam laporan keuangan Garuda Indonesia. Hal ini berujung pada penolakan dua Komisarisnya, yakni Chaerul Tanjung dan Dony Oskaria untuk menandatangani laporan keungan perseroan tahun 2018 lalu.

Chaerul Tanjung dan Dony Oskaria menilai, seharusnya Garuda Indonesia tidak perlu memasukan biaya kompensasi hak pemasangan peralatan konektivitas dan pengelolaan layanan in-flight entertainment dari Mahata kedalam laporan keuangannya. Alhasil, Garuda pada tahun lalu, berhasil mencatatkan keuntungan sebesar 809,84 ribu dolar AS, membaik dari 2017 yang rugi 216,58 juta dolar AS.

Kejanggalan laporan keuangan inilah yang membuat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat suara terkait kemungkinan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali mengaudit ulang laporan keuangan untuk tahun buku 2018 yang ditolak dua Komarisnya.

Melalui Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo menyebut, Kementerian BUMN akan menyerahkan seluruhnya kembali ke regulator. "Kita serahkan ke regulator. Kita ikut saja, kan proses sudah jalan," kata Gatot, pada Jumat (3/5/2019) yang lalu.

Karut-marut kerja sama yang melibatkan Mahata, Tiket.com, dan Garuda Indonesia ini tentu akan membuat publik semakin bertanya-tanya. Publik akan menilai, saat Tiket.com memulai kerja sama dengan Mahata dan menggelontorkan dana Rp7,25 triliun, seharusnya tidak membuat perusahaan ini sulit membayar Rp3,37 triliun ke Garuda. Namun sampai saat ini, Garuda belum mendapatkan sepeserpun kontrak pembayaran tersebut.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut