KSP Minta Kemendag Tingkatkan Distribusi Minyakita

Raka Dwi Novianto · Rabu, 24 Agustus 2022 - 12:32:00 WIB
KSP Minta Kemendag Tingkatkan Distribusi Minyakita
KSP minta Kemendag tingkatkan distribusi Minyakita. Foto: Advenia E

JAKARTA, iNews.id – Kantor Staf Presiden meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk meningkatkan distribusi Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MGKR) merek Minyakita, terutama melalui pasar-pasar tradisional. Hal itu demi memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Tenaga Ahli Utama KSP Edy Priyono mengakui, Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MGKR) Minyakita sudah tersedia di pasar-pasar tradisional dan modern. Hanya saja, menurutnya, ketersediaannya belum merata. 

Fakta tersebut ditemukan saat tim KSP melakukan verifikasi lapangan ketersediaan dan harga minyak goreng curah, baik Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) maupun MGKR di pasar tradisional dan modern, di kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/8/2022). 

“Dari empat pasar yang kami (tim Kantor Staf Presiden) datangi, Minyakita masih tersedia di tiga pasar. Jadi distribusinya masih belum merata,” kata Edy dalam keterangannya, Rabu (24/8/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, meski sudah tersedia di pasaran, namun animo masyarakat untuk membeli MGKR Minyakita masih belum terlalu tinggi. Edy menilai, itu kemungkinan disebabkan harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan minyak curah biasa atau MGCR.

Di pasar tradisional, dia mengungkkan, harga minyak goreng curah biasa berkisar Rp12.000 sampai Rp 13.500 per kilogram (kg). Sementara harga Minyakita sesuai dengan HET Rp14.000 per liter. 

“Bisa jadi selisih harga ini yang membuat masyarakat masih memilih minyak goreng curah biasa. Apalagi di lapangan kami juga masih menemukan beberapa pedagang menjual Minyakita dengan harga di atas HET," tuturnya. 

“Kalau secara keseluruhan, harga minyak goreng curah sudah mulai normal, dan tidak terjadi kelangkaan,” tambahnya. 

Edy juga menyampaikan keunggulan MKGR merek Minyakita, di mana dengan kemasan yang menggunakan pillow pack atau standing pouch, Minyakita lebih higienis dan terjamin kualitas serta volumenya. Dengan kemasan tersebut, kata dia, tentunya juga bisa mempermudah pendistribusian ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. 

“Ini juga menyelesaikan persoalan teknis di lapangan seperti keterbatasan mobil tangki pengangkut dan tangki penampung di kalangan pedagang, yang sering membuat ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng curah tidak bisa optimal,” ujarnya.

Sebagai informasi, tim Kantor Staf Presiden melakukan verifikasi lapangan ketersediaan dan harga minyak goreng curah, baik MGCR maupun MGKR, menindaklanjuti kebijakan pemerintah melalui Kemendag tentang Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan Rakyat. Kebijakan yang tertuang dalam Permendag No 41/2022 tersebut menggulirkan program MKGR dengan merek Minyakita pada Juli 2022. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda