Kuartal I-2020, Laba Pizza Hut Indonesia Anjlok 85 Persen
JAKARTA, iNews.id - PT Sari Melati Kencana Tbk (PZZA), pemegang waralaba Pizza Hut di Indonesia meraup laba bersih Rp6 miliar pada kuartal I-2020. Capaian itu turun sekitar 85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp40,2 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang tidak diaudit per 31 Maret 2020, penjualan Pizza Hut sebenarnya naik 6 persen menjadi Rp955 miliar. Penjualan makanan masih menjadi penopang utama sebesar Rp886 miliar atau 93 persen dari porsi penjualan. Penjualan makanan tersebut meningkat 9 persen.
Berbeda, penjualan minuman turun 45 persen dari Rp110 miliar menjadi Rp76 miliar. Selain itu, potongan penjualan alias diskon juga meningkat 2,5 kali lipat dari Rp1,91 miliar menjadi Rp6,7 miliar.
Kenaikan penjualan Pizza Hut tidak mampu mengimbangi kenaikan beban yang lebih tinggi. Kenaikan terjadi pada pos gaji dan kesejahteraan karyawan, penyusutan, hingga biaya listrik, air, dan gas.
Hal tersebut membuat laba operasional turun 75 persen menjadi Rp14 miliar. Alhasil, laba bersih Pizza Hut turun signifikan menjadi Rp6 miliar, sehingga laba per saham dasar (price earning ratio/PE) turun menjadi Rp2 per lembar dari Rp13 per lembar.