Lawan Bank Besar, Bank-Bank Kecil Harus Punya Captive Market
JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, laba perbankan sepanjang 2017 mencapai Rp131,14 triliun, tumbuh 23 persen. Namun, kenaikan laba tersebut rupanya hanya dinikmati oleh bank-bank besar.
Bank-bank BUKU III mencatat pertumbuhan laba 33,73 persen menjadi Rp33,34 triliun. Sementara laba bank BUKU IV juga tumbuh 24,64 persen menjadi Rp86,58 triliun.
Kondisi tersebut bertolak belakang dengan bank-bank BUKU I dan II yang tercatat pertumbuhan negatif. Laba bank BUKU I anjlok 16,84 persen menjadi Rp861 miliar sementara bank BUKU II juga mencatat penurunan laba 7,94 persen menjadi Rp9,5 triliun.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, mengatakan bank-bank kecil menghadapi tantangan yang tidak mudah karena harus bersaing dengan bank-bank besar yang memiliki biaya dana lebih murah. Dengan demikian, bank-bank besar berhasil melakukan restrukturisasi kredit macet.
“Bank-bank kecil tahun lalu cenderung melakukan konsolidasi dalam pemberian kredit mereka dan karena pencadangan kerugian NPL (non performing loan) bank-bank kecil tidak besar, rata-rata di bawah 70 – 80 persen dan bahkan ada juga yg di bawah 50 persen akibatnya ketika mereka melakukan hapus buku terhadap NPL, langkah tersebut langsung menekan keuntungan mereka,” ujar Halim di Jakarta, Kamis (29/3/2018).