Lima Perusahaan Akan IPO Hari Ini, Salah Satunya Pionir Kapal Tanker

Aditya Pratama · Rabu, 08 September 2021 - 09:13:00 WIB
 Lima Perusahaan Akan IPO Hari Ini, Salah Satunya Pionir Kapal Tanker
Ilustrasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan lima perusahaan tercatat baru yang akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) secara bersamaan hari ini, Rabu (8/9/2021).

Salah satu dari lima perusahaan tercatat (emiten) tersebut, adalah anak usaha PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk, yang merupakan pionir kapal tanker untuk pengangkutan gas alam cair (LNG). 

Adapun kelima emiten yang akan IPO di BEI pada hari ini adalah sebagai berikut :

Pertama, PT Global Sukses Solusi Tbk yang akan menggunakan kode saham RUNS. Perseroan bergerak di bidang teknologi khususnya software Enterprise Resource Planning (ERP).

RUNS akan menawarkan 196.800.000 saham dengan harga penawaran saham Rp254 per saham dan diperkirakan memperoleh dana segar sebesar Rp49,98 miliar. Adapun bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Kedua, PT Cemindo Gemilang Tbk yang akan menggunakan kode saham CMNT. Perseroan bergerak di bidang manufaktur, pemasaran, dan distribusi produk semen dan klinker yang berasal dari Indonesia dan Vietnam

CMNT akan menawarkan 1.718.800.000 saham dengan harga penawaran saham Rp680 per saham dan menargetkan meraup dana segar sebanyak Rp1,16 triliun. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Mandiri Sekuritas.

Ketiga, PT Kedoya Adyaraya Tbk yang akan menggunakan kode saham RSGK. RSGK bergerak di bidang pengelolaan rumah sakit, khususnya RS Grha Kedoya dan sejumlah akuisisi rumah sakit lainnya.

RSGK akan menawarkan 185.940.000 saham dengan harga penawaran saham Rp1.720 per saham dan akan memperoleh dana segar sebesar Rp319,81 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Buana Capital Sekuritas.

Keempat, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk yang akan menggunakan kode saham SBMA. Perseroan bergerak di bidang produsen gas industri.

SBMA akan menawarkan 278.400.000 saham dengan harga penawaran saham Rp180 per saham dan akan memperoleh dana segar sebesar Rp50,11 miliar. Perseroan juga menawarkan waran dengan harga pelaksanaan Rp230. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek diantaranya PT KGI Sekuritas Indonesia.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan Sebanyak 46.400.000 Waran Seri I atau sebanyak 7,14% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh saat Pernyataan Pendaftaran disampaikan yang menyertai Saham Biasa Atas Nama yang dikeluarkan dalam rangka Penawaran Umum.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru hasil Penawaran Umum Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham saat penjatahan Penawaran Umum yang dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 6 saham baru hasil Penawaran Umum Perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan
selama 1 tahun.

Kelima, PT GTS Internasional Tbk yang akan menggunakan kode saham GTSI. Perseroan bergerak di bidang pengangkutan gas alam cair dan mengincar dana segar dari IPO sebesar Rp240 miliar.

GTSI akan menawarkan 2.400.000.000 saham dengan harga penawaran sebesar Rp100 per saham. Adapun bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Reliance Sekuritas Indonesia.

Masuknya GTSI ke bursa banyak menarik minat investor karena merupakan satu-satunya emiten yang bergerak di pengangkutan LNG, dan merupakan perusahaan lokal. Apalagi bisnis transportasi LNG diprediksi akan berkembang pesat seiring masifnya gerakan negara-negara untuk mengurangi emisi karbon.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: