JAKARTA, iNews.id - Pembangunan kereta rel ringan (light rail train/LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek) terus dikebut. Moda transportasi massal itu ditargetkan beroperasi penuh sekitar dua tahun lagi.
Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Entus Asnawi Mukhson mengakui target tersebut mundur dari rencana awal yakni beroperasi pada 2021.
LRT Jabodebek Siap Diuji Coba Tanpa Masinis pada 2021
"Dari rencana awal ada kemunduran. Ditargetkan pertengahan 2022 sudah beroperasi," ujar Entus usai peresmian pengecoran longspan Dukuh Atas di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Entus mengungkapkan, salah satu penyebab molornya target tersebut karena sulitnya proses pembebasan lahan. Dia menyebut, ada dua titik lahan yang sulit dibebaskan yaitu Dukuh Atas dan Bekasi untuk depo.
LRT Jabodebek Diuji Coba, Begini Penampakannya
"Ada kendala pembebasan lahan namun kini sudah selesai" ujarnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan angkutan massal seperti LRT Jabodebek sangat penting bagi masyarakat Jakarta. Dia meminta agar LRT segera diselesaikan.
"Jakarta satu kota besar yang butuh angkutan massal, sehingga angkutan seperti LRT dan MRT merupakan hal penting," katanya.
Editor: Rahmat Fiansyah