LRT Jabodebek Hanya Operasikan 9 Trainset, Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - LRT Jabodebek hanya mengoperasikan 9 trainset dari 31 trainset yang ada, mulai hari ini, Rabu (25/10/2023). Hal itu, akan berlangsung sampai pekan depan.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Kuswardoyo, mengatakan pengoperasian 9 trainset tersebut lantaran saat ini sebanyak 18 trainset masih dalam masa perawatan bubut roda.
"Waktu yang diperlukan untuk bubut roda satu trainset sekitar 7 hari. Jadi akan berlangsung sampai pekan depan, karena kita hanya punya satu alat," kata Kuswardoyo saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Menurut dia, dengan hanya 9 trainset yang beroperasi, LRT Jabodebek hanya dapat melayani 131 perjalanan per hari. Itu sebabnya, waktu tunggu kedatangan kereta menjadi lama sehingga terjadi penumpukan sejumlah penumpang di Stasiun pada pagi hari ini, Rabu (25/10/2023).
"Kami memohon maaf atas kondisi yang terjadi saat ini yang menyebabkan ketidaknyamanan penumpang,” ujar Kuswardoyo.
Saat ini, lanjutnya, LRT Jabodebek bersama seluruh stakeholder yang ada terus berupaya melakukan perawatan sebaik mungkin agar proses bubut roda bisa segera terselesaikan, sehingga operasional bisa segera normal kembali.
Sebelumnya, di sosial media X warga net mengeluhkan terlalu lamanya kereta yang datang. Sehingga kebanyakan netizen mengalami keterlambatan dalam mencapai tujuan. Dimana headwaynya bisa mencapai 30 menit.
"Rabu pagi (25/10) masih terjadi gangguan pada headway @LRTJabodebek hingga kereta ini datang sekitar 30 menit sekali. Hal ini disebabkan kereta yang masih mengalami perawatan, sehingga LRT Jabodebek melakukan pengurangan jadwal," tulis akun @jalur5_ dikutip, Rabu (25/10/2023).
Editor: Jeanny Aipassa