Luhut: Vaksin dan Beras untuk Warga Daerah Pinggiran, Jangan Sampai Mereka Tak Makan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sekaligus Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mengatakan, pemerintah akan jemput bola melakukan vaksin di daerah pinggiran. Pemberian vaksin ini bersamaan dengan bantuan beras untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Saya minta Kapolda dan Pangdam banyak lakukan patroli di daerah pinggiran. Vaksinasi nanti bisa langsung ke sana saja, di kawasan pinggiran itu,” kata Menko Luhut di Jakarta, Jumat (9/7/2021).
Menurutnya pada bulan Juli 2021, akan ada penambahan 46 juta vaksin. Penambahan tersebut dapat diarahkan ke daerah pinggiran atau kumuh yang tidak memiliki akses kepada fasilitas kesehatan.
“Saya mau yang daerah pinggiran atau slum area, kita jemput bola buat vaksin,” ujarnya.
Luhut Harap Kasus Covid-19 Mulai Turun pada 15-17 Juli 2021
Pemberian vaksin di daerah marjinal tersebut, menurut Luhut, perlu dijalankan bersamaan juga dengan pemberian bantuan beras yang saat ini telah disiapkan.
Dia menegaskan agar negara hadir di tengah rakyat melalui pemberian secara tersasar kepada yang membutuhkan. Luhut memberikan arahan kepada TNI/Polri untuk mencari lokasi marjinal di tiap daerah dan memastikan ketersediaan makanan (beras).
Masyarakat Penerima PKH dan BST Bakal Dapat Tambahan Beras 10 Kg
“Sekali lagi micro targeted. Vaksin, obat, kemudian bansos yang berupa beras untuk mereka yang berada di kawasan pinggiran harus dapat terlaksana, jangan sampai mereka tidak bisa makan,” ucapnya.
Dia juga menyoroti laporan Menteri Kesehatan terkait adanya data jumlah pasien covid-19 yang janggal untuk wilayah Jawa Timur.
Luhut Sebut Banyak Mafia Obat Sangat Diuntungkan di Masa Pandemi Covid-19
“Tidak ada yang perlu malu, berikan saja data sebagaimana adanya agar bisa kita perbaiki. Sehingga nanti Menteri Kesehatan dapat membuat perencanaan dengan lebih tepat,” katanya.
Editor: Jujuk Ernawati