Luncurkan Buku, Sri Mulyani Ceritakan Sulitnya Jadi Menteri Keuangan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meluncurkan buku terbaru berjudul 'Terobosan Baru Atas Perlambatan Ekonomi'. Dalam buku itu, dia menceritakan pengalamannya sebagai menteri keuangan.
Dalam acara peluncuran buku yang digelar secara virtual pada Sabtu (4/7/2020), Sri Mulyani menceritakan lika liku dan tantangan saat menjadi menteri keuangan. Tantangan itu, kata dia, terutama merumuskan kebijakan fiskal yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang merdeka secara ekonomi dan politik. Dia menyebut, banyak hal di lapangan yang jauh berbeda dengan teori yang dia pelajari di kampus.
"Saya kebetulan menjadi menteri keuangan tahun 2005 akhir, hingga 2010, itu kalau orang Jawa bilang ketiban sampur, karena banyak UU itu dibuat pada akhir 1990 dan awal 2000, dan implementasinya dimulai pada saat pemerintahan Bapak SBY," ujarnya.
Bendahara Negara itu menyebut, era reformasi penuh dengan turbulensi. Saat itu, berbagai berbagai aturan perundang-undangan dirombak dan disusun kembali. Bahkan, terdapat banyak undang-undang baru perihal arah ekonomi makro Indonesia.
Salah satunya UU Bank Indonesia yang menjadikan BI sebagai lembaga perbankan yang independen. Lalu ada berbagai perangkat UU baru seperti UU Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara, UU Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), UU hubungan keuangan pusat daerah, desentralisasi fiskal, UU perbankan, UU korporasi, dan UU persaingan usaha.