Marak Korban Investasi Bodong, Raditya Dika: Investasi Bukan Untuk Jadi Kaya

Agung Bakti Sarasa ยท Kamis, 02 Desember 2021 - 18:49:00 WIB
Marak Korban Investasi Bodong, Raditya Dika: Investasi Bukan Untuk Jadi Kaya
Raditya Dika. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Artis sekaligus penulis buku, Raditya Dika, mengatakan maraknya korban investasi bodong tak lepas dari sifat masyarakat yang terlalu bernafsu menjadi orang kaya

Saat ini, lanjutnya, semakin banyak masyarakat termasuk kaum milenial, yang mulai berinvestasi. Namun masih banyak masyarakat yang berpikiran bahwa investasi merupakan hal yang menggiurkan untuk mendapatkan keuntungan materi secara instan.

Padahal, investasi merupakan salah satu cara mengatur keuangan yang didasari pada kesadaran bahwa tidak ada yang tahu dengan kondisi keuangan di masa depan. 

"Investasi bukan untuk jadi kaya, kebanyakan orang mikir investasi untuk kaya. Investasi kalau buat aku adalah untuk memenuhi tujuan keuangan," ujar Raditya Dika, dalam podcast Dedy Corbuzier, Rabu (1/12/2021).

Dika yang mengenyam pendidikan keuangan di Australia itu, mengaku sudah aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih investasi yang aman melalui konten media sosialnya sejak 2019. 

Dia pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk berinvestasi secara rutin, meski keuntungan finansialnya bertahap. Baginya, berinvestasi secara konsisten merupakan semangat anak muda yang harus terus digelorakan.

"Makanya, menurutku, investasi untuk memenuhi tujuan keuangan, kayanya dari kerja. Investasi di diri sendiri, meningkatkan skill spesifik yang kita punya, itu yang ningkatin potensi penghasilan kita," kata Dika.

Lebih lanjut, Dika pun mengaku menyesal sekaligus menyampaikan permohonan maaf terkait banyaknya masyarakat yang menjadi korban investasi bodong. 

Sebagai pesohor yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi publik, Dika mengaku terlambat dalam menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya mempelajari investasi.

"Saya minta maaf karena saya sama Bibit enggak dari dulu ngasih tahu investasi," ungkap Dika. 

Dika sendiri diketahui sebagai brand ambassador bibit.id, aplikasi reksa dana untuk membantu investor pemula yang akan mulai berinvestasi dan mencapai tujuan finansial. 

Sementara itu, Lead PR & Communication bibit.id, William menjelaskan, pihaknya gencar menyosialisasikan pentingnya memilih investasi yang aman melalui berbagai kanal informasi.

"Ada media sosial resmi, melalui acara webinar investasi, kelas edukasi untuk memahami reksa dana, dan newsletter yang Bibit kirimkan secara rutin kepada para pengguna," kata William, Kamis (2/11/2021). 

Menurut dia, sepanjang 2021, pihaknya telah menyelenggarakan lebih dari 80 sesi edukasi kepada masyarakat. Saat ini, sudah terdapat dua juta pengguna Bibit yang berdiri sejak 2019.

"Kami juga menyediakan live customer support 24/7 agar setiap pengguna yang ingin bertanya dan mengonfirmasi investasi yang mencatut nama Bibit dapat dilayani dengan baik," ujar William. 

Dia menambahkan, yang tak kalah penting adalah Bibit memiliki tim edukasi finansial yang merupakan pakar dan ahli investasi keuangan.

"Dalam hubungannya dengan regulator, Bibit secara aktif dan berkelanjutan melakukan koordinasi dengan Satgas Waspada Investasi OJK untuk melaporkan dan menindaklanjuti pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan atau mencatut nama Bibit untuk mengelabui masyarakat," tutur William.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: