Market Sounding Tak Direspons, MRT Tender Rangkain Kereta pada Desember
JAKARTA, iNews.id - Tender untuk pengadaan rangkaian kereta bagi transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) digulirkan lagi oleh BUMD PT Mass Rapid Transit pada Desember 2020. Pasalnya, dua putaran market sounding yang dilakukan tak mendapat tanggapan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menyebutkan, rentang waktu untuk paket pengerjaan CP 206 (rolling stock) tersebut adalah target dari perusahaan, namun menunggu respons dari Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) dan pasar Jepang.
"Targetnya memulai tender pada Desember 2020," kata William.
Tender itu akan dilakukan usai JICA merespons permintaan MRT Jakarta untuk meminta dukungan pemerintah Jepang untuk mendorong partisipasi pasar Jepang terlibat pengadaan rangkaian kereta Fase IIA dan IIB.
"Nanti JICA akan melakukan market sounding lanjutan untuk pengadaan rangkaian kereta fase IIA dan IIB dengan bantuan G2G (pemerintah ke pemerintah) mulai Oktober 2020," ujar William.
Dalam market sounding yang telah dilaksanakan dua kali, manufaktur dan perusahaan dagang Jepang menunjukkan ketidaktertarikan pada proyek MRT ini karena jumlahnya yang dinilai sedikit. Pada putaran pertama (26 Februari 2020), pasar merespon ketidaktertarikan terhadap pengadaan enam rangkaian kereta untuk Fase IIA.