Masuk Pasar Fintech, Danain Bidik 15 Ribu Investor Hingga Akhir 2018
JAKARTA, iNews.id – Industri fintech (financial technology) di Indonesia semakin ramai, terutama yang bergerak di sektor peer to peer (P2P) lending. Salah satunya munculnya pemain baru di industri ini, Danain.
Unit bisnis Serba Mulia Group ini menjadi salah satu fintech yang terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, platform-nya juga terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hingga kuartal pertama 2018, baru 44 perusahaan fintech yang terdaftar di OJK.
CEO & Co-Founder Danain, Budiardjo Rustanto mengakui pasar fintech makin ramai. Untuk itu, dibutuhkan diferensiasi yang bisa membedakan Danain dengan perusahaan fintech lainnya.
“Jika P2P lending yang sudah lebih dulu hadir menawarkan pendanaan dengan tenor yang panjang dan tidak beragunan, maka Danain menjadi P2P lending beragunan pertama di Indonesia. Hal itu dapat membuat para investor merasa aman dengan investasinya,” kata dia melalui keterangan tertulis, Selasa (3/7/2018).
Dalam menjalankan bisnisya, kata dia, Danain menggandeng mitra PT Mas Agung Sejahtera yang merupakan salah satu perusahaan pegadaian swasta terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 50 cabang. Lewat kemitraan tersebut, para peminjam dapat mengajukan pinjaman kepada mitra.