Masuki Era Industri 4.0, HT: Kita Harus Tahu Situasi Pasar
JAKARTA, iNews.id - Revolusi Industri 4.0 kini menjadi pengganti industri 3.0 di mana teknologi menjadi sistem pendukung industri. Pada revolusi industri 4.0 ini setiap industri diwajibkan untuk dapat terus beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi jika ingin tetap bertahan.
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, teknologi pada industri 3.0 merupakan pendukung dari bisnis konvensional. Misalnya, bisnis ritel didukung oleh teknologi software logistik agar semua bisa bergerak cepat, ada inventory management system.
"Kita harus mengetahui situasi pasar dan tren. Kalau kita salah, meskipun kita bekerja keras tidak akan pernah sampai ke tujuan. Saat ini, terjadi pergeseran dari sebelumnya industri 3.0 menjadi revolusi industri 4.0," ujarnya dalam Private Wealth Institute Global Annual Summit 2018 di Paris, Prancis, Jumat (15/11/2018).
Namun, lanjutnya, teknologi pada revolusi industri 4.0 merupakan pengganti bukan pendukung atau melengkapi. E-commerce menggantikan ritel. Suatu saat nanti bank akan menjadi digital, mengganti cabang-cabang, ATM dan lain sebagainya.
Pertemuan tahunan di Paris ini adalah acara unggulan dari Private Wealth Institute, sebuah lembaga jasa pengelola keuangan dan kekayaan para pengusaha di dunia. Pertemuan selama dua hari ini dihadiri para pemimpin pemerintahan dari beberapa negara di dunia, para miliarder, investor swasta, filantropis dan manajer investasi.