Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mendag Ingatkan Bahaya Telur Dijual di Bawah HET: Bisa jadi Langka dan Mahal
Advertisement . Scroll to see content

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai 22,94 Miliar Dolar AS

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:47:00 WIB
Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai 22,94 Miliar Dolar AS
Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi menutup Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, Minggu (18/10/2026). (Foto: Kemendag)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri PerdaganganBudi Santoso resmi menutup Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, Minggu (18/10/2026). Selama lima hari pelaksanaan, pameran dagang yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 14–18 Oktober 2026 itu mencatat potensi transaksi sebesar 22,94 miliar dolar AS, atau 31,1 persen di atas target 17,5 miliar dolar AS.

Mendag Busan mengatakan, capaian TEI ke-41 merupakan hasil sinergi pemerintah, perwakilan perdagangan RI di luar negeri, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Mereka bekerja sama untuk mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer internasional.

"Selama lima hari penyelenggaraan TEI ke-41, nilai transaksi mencapai 22,94 miliar dolar AS, melampaui target 17,5 miliar dolar AS. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari eksportir, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, hingga para pemangku kepentingan," kata Mendag Busan dalam konferensi pers penutupan TEI, Minggu (18/10) di ICE BSD City.

Potensi transaksi TEI ke-41 mencakup 426 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU). Nilai tersebut juga mencakup potensi transaksi sebesar USD 327,77 juta dari Pangan Nusa Expo, pameran kuliner dalam negeri yang berlangsung di lokasi dan waktu yang sama dengan TEI ke-41. Sementara itu, potensi transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tercatat sebesar 510,79 juta dolar AS.

Adapun negara dengan nilai potensi transaksi terbesar pada TEI 2026 adalah India, Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang. Kategori produk dengan potensi transaksi terbesar meliputi makanan dan minuman, perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta kertas.

Dari sisi partisipasi, TEI ke-41 diikuti 1.873 ekshibitor, melampaui target 1.500 perusahaan sebesar 24,9 persen. Pameran ini juga mencatat 9.600 buyer terdaftar dari 151 negara. Berdasarkan jumlah buyer, lima mitra dagang dengan partisipasi terbesar adalah India, Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, dan Taiwan. Jumlah pengunjung pameran tercatat lebih dari 45.287 orang, meningkat 31,08 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.

Untuk menjaga momentum setelah TEI ke-41, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerapkan strategi terintegrasi melalui tiga tahapan. Pertama, penjajakan kerja sama bisnis (business matching) sebelum pameran dengan dukungan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Kedua, business matching selama pameran. Ketiga, pengawalan kesepakatan dagang setelah pameran agar peluang transaksi dapat ditindaklanjuti.

"Kami tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran. Kementerian Perdagangan bersama perwakilan perdagangan di luar negeri akan terus memantau dan mengawal kesepakatan yang terjalin selama TEI. Harapannya, kesepakatan tersebut dapat berkembang menjadi kontrak dagang dan memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja ekspor nasional," ujar Mendag Busan.

TEI ke-41 juga menjadi ajang bagi wirausaha muda melalui Campuspreneur, program dalam Program Strategis Kemendag “Dari Lokal untuk Global”. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama Kemendag dengan 25 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kemendag membekali mahasiswa dan civitas academica dengan pelatihan ekspor, pendampingan, serta akses pasar.

Sebanyak 25 peserta Campuspreneur dari 20 perguruan tinggi terpilih menampilkan produk inovatif hasil kurasi di TEI ke-41. Mereka juga mengikuti pitching dan business matching dengan buyer mancanegara. Program tersebut mencatat potensi transaksi lebih dari 24,57 juta dolar AS.

"Melalui Campuspreneur, kami memberikan kesempatan kepada wirausaha muda untuk memasarkan produk inovatif dan menjajaki peluang ekspor. Potensi transaksi yang tercatat menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat menjadi bagian dari pengembangan eksportir baru Indonesia," ujar Mendag Busan.

Mendag Busan juga mengapresiasi kedutaan besar dan konsulat jenderal RI, perwakilan perdagangan RI, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pelaku usaha yang berkontribusi dalam penyelenggaraan TEI ke-41.

Apresiasi juga disampaikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) sebagai official bank partner, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta Pertamina sebagai strategic partner, PT Debindo Multi Adhiswasti selaku penyelenggara, ICE BSD City sebagai penyedia tempat, para peserta pameran, buyer internasional, dan media.

Mendag Busan mengajak seluruh pemangku kepentingan mempertahankan momentum TEI ke-41 dengan memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mengoptimalkan tindak lanjut kesepakatan perdagangan. Ia juga mengundang pelaku usaha dan buyer internasional untuk kembali berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia tahun berikutnya.

"Mari kita jaga momentum ini dengan terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk, memperluas kemitraan, serta memastikan peluang yang telah terbuka dapat menghasilkan ekspor yang berkelanjutan. Sampai jumpa di TEI selanjutnya pada 13–17 Oktober 2027," pungkasnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut