Mendag Lepas Ekspor 744.000 Liter Etanol ke Filipina dan Thailand Senilai Rp12,7 Miliar

Advenia Elisabeth ยท Sabtu, 29 Oktober 2022 - 11:15:00 WIB
Mendag Lepas Ekspor 744.000 Liter Etanol ke Filipina dan Thailand Senilai Rp12,7 Miliar
Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, melepas ekspor 744.000 liter etanol yang diproduksi PT Molindo Raya Industrial, di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (28/10/2022). (Foto: dok Kemendag)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, melepas ekspor 744.000 liter etanol ke Filipina dan Thailand dengan nilai mencapai 818.400 dolar AS atau Rp12,7 miliar. 

Etanol yang diproduksi PT Molindo Raya Industrial itu, berasal dari hasil pertanian tebu rakyat di sekitar pabrik yang melibatkan sekitar 25.000 petani.

Secara simbolis, pelepasan ekspor etanol yang dimuat dalam 5 kontainer itu, dilakukan Mendag di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (28/10/2022). 

Dalam sambutannya, Mendag menyampaikan ekspor etanol tersebut merupakan salah satu pencapaian yang patut dibanggakan. Pasalnya, industri tersebut dapat menyerap bahan baku dari petani dan menembus pasar ekspor. 

“Saya bahagia menyaksikan pelepasan ekspor produk etanol ke pasar global sebanyak lima kontainer. Industri ini sangat strategis karena menyerap bahan baku dari petani dan hasil produksinya ditujukan untuk ekspor. Kedatangan saya untuk menunjukkan dukungan pemerintah bagi usaha-usaha strategis seperti ini,” kata Zulkifli Hasan. 

Selain itu, lanjutnya, hal lain yang perlu diapresiasi dari PT Molindo Raya Industrial adalah perseroan memanfaatkan sekitar 115.000 ton limbah tetes tebu untuk produksinya.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan jajaran PT Molindo Raya Industrial atas kontribusinya membantu perekonomian nasional, tidak hanya dari sisi ekspor, tetapi juga pada aspek berkelanjutan serta pemberdayaan petani di sekitar,” ungkap Zulkifli. 

Dia meyakini bahwa Indonesia mampu menjawab berbagai tantangan kebutuhan pasar global untuk produk-produk berkualitas tinggi. Untuk itu, pemerintah akan selalu mendukung industri-industri strategis yang berorientasi ekspor dan mendukung pertanian rakyat.

“Diharapkan kegiatan pelepasan ekspor ini dapat menjadi momentum untuk mendorong perluasan akses pasar ekspor bagi produk-produk Indonesia di masa depan, sekaligus menjadi penggerak roda ekonomi Indonesia di masa pemulihan setelah pandemi Covid-19,” tutur Zulkifli. 

Sebagai informasi, kinerja perdagangan etanol Indonesia dapat dikategorikan cukup baik. Dalam perdagangan etanol dunia, pada 2021 Indonesia berada pada urutan ke-21 sebagai negara eksportir etanol dengan kadar di atas 80 persen. 

Pada masa pandemi 2021, nilai ekspor etanol Indonesia tumbuh cukup signifikan sebesar 81,74 persen dibandingkan nilai ekspor pada 2020.

Total nilai ekspor etanol pada 2021 sebesar 67,81 juta dolar AS, melampaui nilai pada tahun 2019 (sebelum masa pandemi Covid-19) yang senilai 46,37 juta dolar AS. Pada 2020, atau saat pandemi Covid-19, nilai ekspor etanol Indonesia sempat turun menjadi 37,31 juta dolar AS.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda