Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Kuartal III Menguat, Ini Indikatornya

Michelle Natalia ยท Selasa, 27 September 2022 - 09:09:00 WIB
Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Kuartal III Menguat, Ini Indikatornya
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, optimistis ekonomi Indonesia kuartal III menguat, seiring beberapa indikator yang menunjukkan tren positif. 

Menurut dia, beberapa indikator ekonomi yang menunjukkan tren positif itu, antara lain peningkatan pada keyakinan konsumen, konsumsi masyarakat, dan produktivitas bisnis dan industri. 

Sri Mulyani menjelaskan, optimisme konsumen kembali tinggi ditunjukkan oleh Indeks penjualan ritel masih terus tumbuh, sehingga konsumsi masyarakat diperkirakan masih cukup kuat di kuartal III 2022

Selain itu, produktivitas industri juga menunjukkan tren positif, terlihat dari konsumsi listrik dari kegiatan bisnis dan industri yang meningkat. Hal itu semakin diperkuat oleh PMI manufaktur masih menunjukkan peningkatan.

"Ini mendorong optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2022 akan menguat dibandingkan kuartal III 2022. Dukungan kebijakan suku bunga oleh Bank Indonesia juga menjadi upaya untuk menurunkan ekspektasi inflasi ke depannya," ungkap Sri Mulyani, melalui unggahan di akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Selasa(27/9/2022).

Dia menyampaikan, kinerja perekonomian Indonesia sampai dengan kuartal II 2022 masih menunjukkan tren positif, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,44 persen. 

Indikator dini ekonomi Indonesia hingga Agustus 2022 masih menunjukkan keberlanjutan tren pemulihan meskipun beberapa risiko tetap harus diwaspadai.

"Ekspor pada bulan Agustus 2022 tercatat 27,91 miliar dolar AS, tertinggi dalam sejarah. Sedangkan, neraca perdagangan bulan Agustus melanjutkan surplus pada 28 bulan terakhir, sebesar 5,76 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Secara kumulatif surplus neraca perdagangan mencapai 34,92 miliar dolar AS," ujar Sri Mulyani.

Terkait dengan itu, pemerintah akan terus mengupayaka n berlanjutnya pemuluhan ekonomi melalui dukungan APBN. Pada kuartal III dan IV 2022, dukungan belanja APBN diharapkan semakin optimal, terutama melalui anggaran perlinsos, termasuk penyaluran bansos tambahan BLT BBM dan bantuan subsidi upah.

Dengan kinerja positif pendapatan hingga saat ini, pemerintah juga berupaya mengurangi defisit APBN 2022, sehingga realisasi defisit di akhir tahun diperkirakan jauh lebih rendah dari 4,50 persen PDB (Perpres 98/2022).

"Inilah komitmen pemerintah dalam menggunakan APBN untuk terus melindungi masyarakat, perekonomian, dan sekaligus melindungi APBN agar Indonesia terjaga secara seimbang," tutur Sri Mulyani.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda