Menko Airlangga Dorong Peningkatan SDM Perguruan Tinggi untuk Talenta Digital dan Kewirausahaan

Jeanny Aipassa · Sabtu, 05 Maret 2022 - 13:27:00 WIB
Menko Airlangga Dorong Peningkatan SDM Perguruan Tinggi untuk Talenta Digital dan Kewirausahaan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berfoto bersama mahasiswa seusai memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sabtu (5/3/2022). (Foto: Istimewa)

PALEMBANG, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perguruan tinggi untuk menghasilkan talenta digital dan kewirausahan. 

Hal itu, disampaikan Menko Airlangga dalam Kuliah Umum yang bertajuk Strategi Percepatan Pengembangan Digitalisasi dan Kewirausahaan Pada Mahasiswa, di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sabtu (5/3/2022).

Menurut dia, generasi muda yang berkualitas tinggi akan memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dapat mendorong aktivitas kewirausahaan dan talentaa digital, yang dapat mempercepat penciptaan lapangan kerja.

Hingga 2030, lanjutnya, Indonesia diperkirakan membutuhkan talenta digital sebanyak 9 juta orang. Pengembangan keterampilan digital diperkirakan akan memberikan kontribusi senilai Rp4.434 triliun kepada PDB di tahun 2030 atau setara dengan 16 persen.

“Hal tersebut akan menjadi peluang yang besar bagi ekonomi Indonesia apabila dapat dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan talenta digital ini juga akan berperan sebagai akselerator bagi wirausaha,” kata Menko Airlangga.

Saat ini, lanjutnya, pemerintah telah memfasilitasi pengembangan lembaga inkubator di berbagai kota di Indonesia. Pemerintah juga telah menetapkan sistem pemeringkatan lembaga inkubator yang dilakukan oleh tim asesor berdasarkan penunjukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan pengembangan talenta digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship, dan Digital Leadership Academy. 

Menko Perekonomian menjelaskan, ketiga program ini akan membantu pengembangan keterampilan digital dari level basic hingga advance. Pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM sehingga dapat meningkatkan produktivitas UMKM.

Dia mengungkapkan, dukungan pembiayaan bagi wirausaha maupun UMKM juga telah diberikan melalui program KUR. Segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro, dan kecil dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin membangun usahanya sejak dini.

Kriteria KUR super mikro yang tidak memiliki pembatasan minimal waktu pendirian usaha akan memudahkan mahasiswa sebagai wirausahawan baru untuk memperoleh pembiayaan dibawah Rp10 juta. 

Pemberian KUR kepada wirausaha baru bertujuan membantu pengusaha pemula untuk mengembangkan usahanya di tahap awal dan diharapkan kebutuhan pembiayaannya dapat “naik kelas” seiring berkembanganya usaha.

Sepanjang 2021, pembiayaan KUR telah disalurkan sebesar Rp280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur. Pembiayaan KUR ini akan terus dilakukan di tahun 2022. 
Adapun hingga akhir Februari 2022, pembiayaan KUR telah tersalurkan sebesar Rp55,06 triliun kepada 1,26 juta debitur.

Akselerasi dalam meningkatkan kualitas SDM dan transformasi ekonomi memerlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak, termasuk Perguruan Tinggi. 

“Saya berharap ada unicorn dari Palembang, khususnya dari UIN Raden Fatah karena itu Perguruan Tinggi agar dapat meningkatkan perannya tidak hanya sebagai tempat pembelajaran, namun juga sebagai pengantar bagi mahasiswa ataupun lulusannya yang ingin berwirausaha,” tutup Menko Airlangga.

Dia menambahkan, momentum pemulihan ekonomi saat ini perlu dijaga, sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membawa Indonesia keluar dari Middle Income Trap dalam jangka menengah panjang. 

"Reformasi struktural menjadi kuncinya, terutama dalam peningkatan kualitas SDM dan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga. 

Turut hadir dalam acara Kuliah Umum di UIN Raden Fatah Palembang diantaranya Menteri Perindustrian, Anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, serta para dosen dan mahasiswa. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda