Menko Airlangga Harap Riset dan Inovasi Jadi Solusi Persoalan Pembangunan saat Pandemi

Aditya Pratama ยท Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:38:00 WIB
Menko Airlangga Harap Riset dan Inovasi Jadi Solusi Persoalan Pembangunan saat Pandemi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto harap riset dan teknologi jadi solusi persoalan pembangunan saat pandemi. Foto: Kementerian Perekonomian

JAKARTA, iNews.id - Kemajuan ekonomi suatu negara tidak dapat dilepaskan dari pengembangan riset dan inovasi yang nantinya berperan dalam peningkatan perekonomian. Karena itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap riset dan inovasi yang dilakukan perguruan tinggi bisa menjadi jalan keluar terhadap sejumlah persoalan pembangunan yang dihadapi selama pandemi Covid-19.

Adapun salah satu ukuran kemajuan riset dan inovasi suatu negara dapat tercermin melalui peringkat Global Innovation Index (GII). Berdasarkan survei World Competitiveness Yearbook (WCY) 2021 yang dilakukan IMD World Competitiveness Center telah menempatkan daya saing Indonesia pada peringkat ke-37 dari total 64 negara.

Sementara dalam ukuran yang tercermin melalui peringkat GII tahun 2020, saat ini Indonesia masih berada di peringkat 85 dan Indonesia tertinggal jauh dari beberapa negara lain di ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

“Dalam IMD World Competitiveness Center, daya saing menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan tingkat inovasi. Hal ini menjadi tantangan bagi perguruan tinggi bagaimana bisa meningkatkan kontribusi untuk meningkatkan daya saing,” kata dia pada acara Workshop Senat Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tema Arah Kebijakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas UGM, yang dilakukan secara virtual, Selasa (24/8/2021).

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menjadikan Indonesia negara yang berbasis riset dan inovasi. Implementasi konsep Triple Helix yang merupakan kolaborasi antara peneliti baik dari Perguruan Tinggi, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (litbang) di satu sisi, pemerintah serta industri di sisi ketiga penting untuk dilakukan.

Pemerintah melalui UU Cipta Kerja (UU No. 11 Nomor 2020) telah memberikan peluang kepada dunia usaha dan para stakeholder untuk memperbaiki tata kelola dan kemudahan berusaha sehingga ini tentu akan lebih membuat para wirausaha, pengusaha atau para investor lebih mudah dalam melakukan investasi atau memulai berbisnis.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda