Mentan Ingatkan 2 Tantangan Pertanian yang Jadi Ancaman Ketahanan Pangan
PADANG, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, ketegangan politik seperti perang Rusia-Ukraina dan dampak fenomena Iklim El Nino menjadi tantangan bagi sektor pertanian di Indonesia. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan tantangan yang besar terhadap pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Hal ini disampaikan SYL saat meninjau persiapan penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) XVI Petani dan Nelayan akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada 10-15 Juni 2023.
SYL menuturkan, Penas tahun ini harus menjadi bagian strategis dari upaya konsolidasi bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan.
"Acara Penas nanti ini harus menjadi puncak komunikasi emosional kita, bukan hanya konsepsi atau idealisme saja, besok ada El Nino, besok ada warning terhadap krisis pangan dunia, karena cuaca ekstrem, serangan hama dimana-mana. Oleh karena itu, Penas ini sangat penting untuk menyatukan visi dan pandangan kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan” ujar SYL dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (31/5/2023).
Negara-negara Produsen Minyak Sawit Dorong Ketahanan Pangan-Energi Terbarukan di Tingkat Global
Senada dengan Mentan, sebagai tuan rumah perhelatan Penas untuk pertama kalinya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Penas kali ini harus mampu mengadirkan hal-hal berbeda, dan menjadi momentum pembangunan pertanian yang adaptif, inovatif dan akseleratif.
CIPS: El Nino Ancam Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan
“Seperti yang disampaikan Bapak Menteri tadi, Penas ini diharapkan dapat menghadirkan hal - hal yang berbeda, dan menjadi momen bagi kita dan kaum milenial untuk pertanian, makanya tadi kita menghadirkan smart farming dan beberapa teknologi baru dari berbagai provinsi di Indonesia termasuk di Sumatera Barat” ucap Mahyeldi.
Sebagai informasi, Penas Tani Nelayan 2023 akan dihadiri petani dan nelayan dari seluruh Indonesia termasuk gubernur, bupati dan wali kota. Diperkirakan kehadiran peserta mencapai mencapai 20.000 hingga 40.000 orang.
Penas Tani Nelayan merupakan forum pertemuan yang telah berlangsung sejak 1971, dan menjadi bagian yang strategis dalam upaya membangun kesepahaman di antara berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian maupun perikanan.
Editor: Aditya Pratama