Mentan Sebut Ada Ancaman Krisis Pupuk, Petani Diminta Siapkan Alternatif

Iqbal Dwi Purnama · Selasa, 09 Agustus 2022 - 21:10:00 WIB
Mentan Sebut Ada Ancaman Krisis Pupuk, Petani Diminta Siapkan Alternatif
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengungkapkan ada ancaman krisis pupuk bagi petani Indonesia, akibat dampak perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung usai. 

Menurut dia, adanya konflik tersebut mengancam ketersediaan pupuk di dalam negeri. Terkait dengan itu, Mentan meminta para petani untuk memitigasi hal tersebut dengan cara mencari pupuk alternatif.

"Kalau tunggu pupuk subsidi pasti tidak bisa itu, kita adaptasi dengan cara kita, banyak orang yang sukses tanpa menggunakan pupuk subsidi, ayo kita gunakan pupuk yang ramah lingkungan, tetapi penyuburannya bisa tetap kita lakukan. Semua kearifan lokal, misalnya air dicampur terasi, dicampur doa ternyata hasilnya bagus, kita coba pikir seperti itu," ujar Syahrul dalam webinar bersama Ditjen Tanaman Pangan dikutip Senin (8/8/2022).

Dia menjelskan, beberapa negara saat ini telah mengalami krisis pupuk, yang berdampak pada krisis pangan di Negaranya. Oleh karena itu Mentan mengharapkan para petani mencoba untuk menghadirkan pupuk organik dan tidak ketergantungan dengan pupuk subsidi.

Kondisi ini, lanjutnya, bakal membuat harga pupuk semakin mahal, otomatis belanja pemerintah terhadap pupuk luar juga bakal lebih tinggi. Maka opsi yang dilakukan pemerintah adalah mengurangi pembelian pupuk, dan melakukan efisiensi terhadap penggunaannya.

"Amerika sekarang bersoal karena semua Subdisi pupuk dicabut oleh pemerintah, Indonesia tidak (dicabut), presiden mengatakan tetap pupuk, cuma efektifkan, yang tidak perlu dikasih jangan dikasih, yang bocor hindari, ketiga jenis pupuk disederhanakan, sesuai dengan yang dibutuhkan," kata Syahrul.

Disamping itu, penggunaan pupuk kimia juga tidak baik untuk kesuburan tanah, maka saat ini menjadi momen yang tepat untuk para petani mencari dan membuat pupuk organik untuk tanaman.

"Pupuk bakal langka di dunia, harus ada pupuk organik, pertanian modern tidak harus dengan kimia, modern dengan mengangkat kearifan lokal yang berarti lebih baik," tutur Syahrul.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda