Menteri Kelautan dan Perikanan Minta Pasokan BBM untuk Nelayan Terpenuhi

Antara ยท Minggu, 11 September 2022 - 20:36:00 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Minta Pasokan BBM untuk Nelayan Terpenuhi
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengecek ketersediaan BBM bersubsidi untuk para nelayan di TPI Tawang, Kabupaten Kendal. (Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meminta pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan terpenuhi, sehingga aktivitas melaut tidak terganggu.

Pernyataan itu, disampaikan Trenggono saat mengecek ketersediaan BBM bersubsidi untuk para nelayan di TPI Tawang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (11/9/2022). Hasilnya, Stasiun Pengisian Bahan Bajar Nelayan (SPBN) di tempat tersebut tidak beroperasi karena kekurangan stok solar.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, kita melihat SPBN tadi tidak beroperasi. Informasi dari Pak Bupati karena kuota BBM bersubsidinya terbatas. Nelayan di sini juga menyampaikan keluhan soal stok solar," kata Trenggono, seperti dikutip Antara, Minggu (11/9/2022)

Menurut dia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berkoordinasi dengan PT Pertamina dan BPH Migas terkait pemenuhan pasokan BBM bersubsidi untuk nelayan di Indonesia. 

"Kita sudah list dan kita sudah sampaikan ke BPH Migas dan Pertamina, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sudah bisa teratasi," ungkap Trenggono.

Selain itu, lanjutnya, KKP juga meminta kepolisian melakukan pengawasan optimal untuk menjamin penyaluran BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak. Pengawasan ketat harus dilakukan mengantisipasi terjadinya kecurangan penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan.

"Untuk wilayah Jateng, Pak Kapolda tadi sudah sampaikan siap melakukan pengawasan optimal dengan menurunkan tim ke lapangan termasuk ke SPBN. Ini untuk menjamin penyaluran BBM subsidi untuk nelayan aman dan benar-benar sampai ke nelayan langsung," kata Trenggono.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfhi memastikan pihak kepolisian akan mengawasi distribusi BBM bersubsidi ke para nelayan tepat sasaran. Pihaknya juga sudah membantu satuan tugas (satgas) terkait pengawasan BBM bersubsidi ini.

"Di seluruh jajaran baik itu di tingkat kilang, POM bensin, anggota kita sudah tersebar. Apakah SPBU itu kekurangan, apakah supply-nya berlebihan, atau ada yang bermain-main," tutur Ahmad Luthfi.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda