Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Sekuritas Gandeng Pinnacle Investment, Edukasi Reksa Dana di Podomoro University lewat Having Fund 2026
Advertisement . Scroll to see content

MNC Sekuritas dan Anargya Aset Manajemen Gelar Edukasi Investasi melalui Having Fund 2026 untuk Mahasiswa UNP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:14:00 WIB
MNC Sekuritas dan Anargya Aset Manajemen Gelar Edukasi Investasi melalui Having Fund 2026 untuk Mahasiswa UNP
MNC Sekuritas bersama Anargya Aset Manajemen menyelenggarakan kegiatan edukasi reksa dana melalui program Having Fund 2026 untuk mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Jumat (16/10/2026). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – MNC Sekuritas bersama Anargya Aset Manajemen kembali berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan edukasi reksa dana melalui program Having Fund 2026 untuk mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (16/10/2026). Mengusung tema “Mindset Baru, Masa Depan Baru”, kegiatan ini berlangsung secara daring.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP Perengki Susanto. Adapun narasumber yang hadir yaitu Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumbar Early Saputra, VP Marketing Anargya Aset Manajemen Muhammad Haris, dan Head of Mutual Fund MNC Sekuritas Agustina Endah N.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP Perengki Susanto mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan pemahaman mengenai investasi dan pasar modal, termasuk pentingnya membangun pola pikir yang tepat dalam mempersiapkan masa depan finansial. 

“Jangan sampai mahasiswa hanya disiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi tidak dibekali pengetahuan bagaimana uang yang diperoleh dapat bekerja untuk mereka. Mahasiswa juga perlu belajar bagaimana mengelola dan mengembangkan penghasilan melalui investasi. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa untuk mulai mengenal pasar modal sejak dini,” ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumbar Early Saputra mengatakan menyimpan uang saja tidak cukup karena nilai uang dapat tergerus inflasi. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai instrumen investasi sebagai salah satu cara untuk mengembangkan nilai uang. Namun, ia mengingatkan agar investor tetap berhati-hati terhadap skema investasi ilegal, serta memahami risiko sebelum berinvestasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut