MRT Bakal Sampai Tangsel, Rencananya Dibangun Paling Lambat 2022

Aditya Pratama ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 18:15 WIB
MRT Bakal Sampai Tangsel, Rencananya Dibangun Paling Lambat 2022

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Warga Tangerang Selatan dan sekitarnya bakal menikmati transportasi Moda Raya Terpadu (MRT). Rencananya, MRT Jakarta yang berakhir di Lebak Bulus diperpanjang sampai Tangsel.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek perpanjangan jalur MRT itu masuk tahap studi kelayakan (feasibility study). Isu yang alot dibahas yaitu soal pendanaan.

"Ya sangat mungkin (untuk diperpanjang). Tapi tinggal pendanaannya saja," katanya di Jakarta, Selasa (3/12/2012).

BACA JUGA:

Ini 7 Fakta MRT Jakarta, Nomor Terakhir Paling Dinanti Warga Tangsel

Sinar Mas Land Menanti Keputusan Perpanjangan Jalur MRT hingga Tangsel

Menhub menjelaskan, MRT yang telah beroperasi rute Lebak Bulus-Bundaran HI dibangun menggunakan dana patungan antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI 50:50.

Untuk MRT ke Tangsel, kata dia, kemungkinan bakal ditanggung sebagian besar bahkan sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Pemkot Tangsel dinilainya bakal sulit untuk menyokong pendanaan proyek tersebut.

"Ya kalau dia ada dana ya boleh. Kalau Pemda DKI kan APBD-nya gede. Kalau itu (Tangsel) kan APBD-nya enggak terlalu besar," kata dia.

Mantan Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu berharap isu pendanaan bisa selesai. Dengan begitu, proyek tersebut bisa dimulai paling lambat 2022.

"Mau mulai paling lambat 2022, selesainya 2026," ucap Menhub.

Wacana perpanjangan jalur MRT sampai Tangsel sudah muncul sejak November 2018. Jalur MRT dikabarkan bakal berlanjut melintasi Ciputat, Pondok Cabe, Pamulang, Puspitek, Rawa Buntu, dan Kota Tangerang.


Editor : Rahmat Fiansyah