Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Saksikan IG Live MNC Sekuritas: Optimalkan THR & Dana Ramadan lewat Reksa Dana bersama BRI Manajemen Investasi
Advertisement . Scroll to see content

Naik Double Digit, Investasi Industri Manufaktur Sentuh Rp230 Triliun di Semester I 2022

Minggu, 24 Juli 2022 - 08:50:00 WIB
Naik Double Digit, Investasi Industri Manufaktur Sentuh Rp230 Triliun di Semester I 2022
Nilai investasi industri manufaktur di Tanah Air makin menggeliat. Hal ini tercermin dari realisasi penanaman modal sektor industri mencapai Rp230,8 triliun. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sepanjang semester I 2022, sektor manufaktur yang memberikan sumbangsih paling besar terhadap capaian PMDN adalah industri makanan dengan nilai mencapai Rp24,2 triliun atau naik 8,8 persen secara tahunan (year-on-year)

Selanjutnya, untuk capaian PMA, kontribusi paling besar dari sektor manufaktur adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya yang mencapai 5,7 miliar dolar AS atau naik 26,3 persen (YoY) serta industri kimia dan farmasi sebesar 1,8 miliar dolar AS atau naik 8,1 persen (YoY).

“Secara kumulatif, untuk PMDN dan PMA pada semester I-2022, investasi sektor manufaktur yang paling dominan adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp87,9 triliun atau naik 15 persen (YoY), disusul industri makanan sebesar Rp42 triliun atau naik 7,2 persen (YoY),” tuturnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang konsisten menerapkan hilirisasi industri dan menyetop ekspor bahan mentah, dinilai menjadi potensi peningkatan investasi khususnya di industri peleburan dan pemurnian (smelter). 

“Pabrik smelter mulai tumbuh di sejumlah wilayah luar Jawa. Artinya, akan mendorong pemerataan ekonomi atau sejalan dengan pembangunan Indonesia sentris,” ucap Agus.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut