Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir dan Longsor Terjang Sri Lanka, 153 Orang Tewas 191 Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Negara yang Bangkrut Gara-gara Terlilit Utang, Sri Lanka hingga Venezuela

Rabu, 27 April 2022 - 20:12:00 WIB
Negara yang Bangkrut Gara-gara Terlilit Utang, Sri Lanka hingga Venezuela
Sri Lanka, salah satu negara yang bangkrut gara-gara terlilit utang. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

4. Yunani

Yunani mengalami gagal bayar utang sebesar 22 miliar kepada IMF dan secara resmi menyatakan bangkrut pada 2015 lalu. Adapun total utang negara ini tercatat sebesar 360 miliar dolar AS. 

Kondisi tersebut makin parah lantaran jumlah tunawisma di negara itu melonjak 40 persen terimbas krisis ekonomi yang melanda sejak 2010. Negara ini mendapat talangan dana dari IMF, namun harus melakukan penghematan ketat selama bertahun-tahun. 

5. Argentina

Argentina bangkrut setelah dinyatakan gagal bayar karena tidak bisa melunasi utang ke kreditur pada 2001. Penyebab kebangkrutan karena kebijakan pemerintah Argentina yang mematok 1 dolar AS sama dengan 1 peso Argentina. 

Tidak akuratnya nilai mata uang Argentina dengan dolar AS membuat masyarakat panik dan menarik uang mereka di bank. Negara ini pun harus mengumpulkan seluruh kreditur dan merestrukturisasi utang yang nilainya mencapai 100 dolar AS pada 2005 dan 2010.

6. Venezuela

Pemerintah Venezuela tidak mampu membayar seluruh utangnya pada 2017. Pemerintah dan perusahaan minyak negara ini akhirnya memutuskan meminta restrukturisasi terhadap pembayaran utang. 

Venezuela tercatat memiliki utang kepada sejumlah negara, antara lain China dan Rusia. Sementara itu, perusahaan minyak negara telah membayar utang sebesar 1,1 miliar dolar AS. Nominal ini adalah angka yang cukup besar bagi sebuah negara yang hanya memiliki dana sebesar 10 miliar dolar AS di bank mereka. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut