Pacu Mandalika, Kemenparekraf Gelar Konferensi Internasional Mandalika: Infinity Experience of Nature and Sport Tourism
“Besar harapan saya kegiatan ini dapat menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam pengembangan destinasi super prioritas Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk itu, kita harus ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar lapangan kerja terbuka seluas-luasnya,” ucap Sandiaga.
Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menjelaskan konferensi internasional ini dilakukan untuk mendiskusikan dan mencari berbagai solusi bagaimana kedepannya agar bisa mempertahankan dan menguatkan produk wisata yang ada di Mandalika, serta mengoptimalkan event olahraga untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat memberikan dampak kepada masyarakat lokal.
“Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa minggu yang lalu telah sukses diselenggarakan beberapa event olahraga internasional di Mandalika. Hal tersebut mudah-mudahan mampu memacu Mandalika agar produk dan layanan pariwisata dan ekonomi kreatifnya semakin baik agar memberikan pengalaman yang otentik, unik dan berkesan bagi para wisatawan, sehingga mereka akan terus kembali mengunjungi Mandalika di masa-masa yang akan datang.” kata Rizki.
Pada konferensi ini juga terdapat pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produk kreatif khas NTB antara lain, Tenun Uniwis, Mutiara Concha by Lamops, Telu Craft, Berkah Alam Coffee, Madu Hasanah, Lombok NTB Pearls, Mawar Ketag Lombok & Crafts Shop, Sate Rembiga dan Ayam Taliwang Goyang Lidah, Organic Lombok Cosmetics, Tenun Namia Gallery & Ferry Koencoro Gallery.
Konferensi Internasional Mandalika ini juga dilaksanakan dengan penerapan CHSE MICE yang ketat agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan melakukan kegiatan MICE pada masa pandemi.