Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial
Advertisement . Scroll to see content

Panen Raya Melimpah, KTNA dan HKTI Minta Pemerintah Waspada Harga Gabah

Selasa, 05 Maret 2024 - 13:55:00 WIB
Panen Raya Melimpah, KTNA dan HKTI Minta Pemerintah Waspada Harga Gabah
Kalangan petani meminta pemerintah waspada dan menjaga kondisi harga gabah agar tidak anjlok di musim panen raya. (Foto: dok Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Senada dengan KTNA, Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat Entang Sastraatmaja mengatakan, bahwa sebaiknya pemerintah menjaga harga gabah agar tetap stabil seperti saat ini.

Di Jabar, kata Entang, rata-rata harga gabah berada di kisaran Rp7.200 hingga Rp7.500 per kilogram. Dia menambahkan saat ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintah untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP).

"Sebagian besar petani padi dalam menggarap usaha tani padi berakhir dalam bentuk gabah, bukan beras. Itu sebabnya harga gabah harus tetap dijaga pada tingkat yang menguntungkan petani. Dengan harga gabah mampu menembus angka Rp7000 per kilogram, petani merasa riang gembira. Jadi sebaiknya pemerintah tetap menjaga agar harga gabah tidak turun. Inilah saat yang tepat untuk menghitung ulang HPP gabah," tuturnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim memastikan harga beras saat ini mulai berangsur turun meski harga yang terpantau belum kembali normal. Kendati begitu, Isy yakin kebutuhan beras menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri mendatang dalam kondisi cukup.

"Jika dibandingkan waktu sebelumnya harga yang ada saat ini sudah turun meski belum kembali normal," ucap Isy dalam Forum Merdeka Barat 9 kemarin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut