Pasien Covid di Singapura yang Tolak Vaksin Akan Bayar Tagihan Medis Ratusan Juta Rupiah

Suparjo Ramalan · Jumat, 12 November 2021 - 11:55:00 WIB
Pasien Covid di Singapura yang Tolak Vaksin Akan Bayar Tagihan Medis Ratusan Juta Rupiah
Pasien Covid di Singapura yang tolak vaksin akan bayar tagihan medis ratusan juta rupiah. 

SINGAPURA, iNews.id - Warga Singapura yang memenuhi syarat dan memilih tidak divaksin, saat terkena Covid-19 bakal menghadapi tagihan medis sangat tinggi. Biaya yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah tersebut bakal ditanggung sendiri. 

Dikutip dari Bloomberg, berdasarkan perkiraan median yang dirilis Kementerian kesehatan Singapura, pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan di unit perawatan instensif dan terapi di rumah sakit mungkin harus membayar sekitar 25.000 dolar Singapura atau sekitar Rp260 juta. 

Pemerintah sejauh ini telah melindungi warganya dengan menanggung biaya perawatan tersebut selama pandemi Covid-19. Namun para pejabat membuat aturan baru untuk menagih pasien Covid-19 yang menolak divaksinasi mulai 8 Desmebre 2021. 

"Rumah sakit kami sangat memilih untuk tidak menagih pasien ini sama sekali, tetapi kami harus mengirimkan sinyal penting ini, untuk mendesak semua orang agar divaksinasi jika Anda memenuhi syarat," kata Menteri Kesehatan Singpura Ong Ye Kung.

Di Singapura, 85 persen populasinya sudah sepenuhnya disuntik. Sementara pemerintah menyatakan, pasien Covid-19 yang tidak divaksinasi merupakan mayoritas yang cukup besar dari mereka yang membutuhkan perawatan rawat inap intensif, dan secara tidak proporsional membebani sumber daya perawatan kesehatan. 

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan, subsidi pemerintah dapat menurunkan biaya menjadi 2.000 hingga 4.000 dolar Singapura untuk warga Singapura yang memenuhi syarat divaksin. Pasien juga dapat memilih untuk memanfaatkan skema tabungan medis nasional untuk mengurangi biaya tersebut.

Untuk orang yang mendapatkan perawatan di fasilitas perawatan Covid-19, mereka membayar 4.500 dolar Singapura untuk masa inap 7 hari. Untuk warga negara, biayanya sekitar 1.000 dolar Singapura setelah subsidi dan memanfaatkan skema tabungan medis.

"Tergantung pada tingkat keparahan kondisi pasien dan jenis fasilitas Covid-19 tempat perawatan diberikan, jumlah tagihan akan bervariasi,” ungkap Kementerian Kesehatan.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda