Pembangunan IKN Nusantara, Kementerian PUPR Dapat Mandat Khusus dari Jokowi

Iqbal Dwi Purnama ยท Senin, 18 Juli 2022 - 14:36:00 WIB
Pembangunan IKN Nusantara, Kementerian PUPR Dapat Mandat Khusus dari Jokowi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut kebutuhan dana untuk pembangunan tahap awal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mencapai Rp43,73 triliun. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat mandat khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan Presiden Jokowi meminta pembangunan infrastruktur ke depan bukan hanya sekadar membangun, tetapi harus memperhatikan aspek estetika.

Oleh sebab itu, lanjutnya, diperlukan peran dan campur tangan para arsitek untuk merancang konsep pembangunan yang estetik, khususnya dalam Mega proyek yang tengah digarap, yaitu Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Beliau (Presiden Jokowi) yang memerintahkan pembangunan harus mendukung estetika, untuk itu peran arsitek sangat melekat dalam pembangunan infrastruktur utama IKN Nusantara," ujar Basuki, di Jakarta, Senin (18/7/2022).

Dia menjelaskan, saat ini beberapa proyek bangunan yang sedsng digarap Kementerian PUPR juga sudah melibatkan para arsitek. Namun ke depan kontribusinya perlu diperbanyak agar bisa menciptakan bangunan yang estetik.

"Semua bendungan pasti ada landscapenya, kemudian di jembatan kami sudah memulai, tapi belum terlalu dominan arsitekturnya, saya sendiri belum puas dengan sentuhan arsitektur dan bangunan jembatan," ujar Basuki.

Dia mengungkapkan,  keterlibatan para arsitek bisa menjadi salah satu jalan agar bisa menciptakan bangunan dengan memenuhi aspek estetik. Sehingga bukan hanya bermanfaat, infrastruktur yang dibangun juga menjadi daya tarik masyarakat luas.

"Misalnya dalam pembangunan di bendungan, spillway, kami sudah mendesain, spilway nya tidak hanya beton tetapi juga mungkin di pasang dengan ornamen batu alam dan itu macam-macam. Mungkin IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) dan para arsitektur ini bisa memikirkan estetika juga dalam pembangunan jembatan," tutur Basuki.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda