Pemprov Riau Minta 10 Persen Saham Blok Rokan kepada Pertamina

Antara ยท Rabu, 01 Agustus 2018 - 16:08:00 WIB
Pemprov Riau Minta 10 Persen Saham Blok Rokan kepada Pertamina
ilustrasi. (Foto: AFP)

PEKANBARU, iNews.id – Pemerintah Provinsi Riau meminta jatah hak partisipasi (participating interest) sebesar 10 persen kepada PT Pertamina (Persero) setelah resmi akan menguasai Blok Rokan pada 2021.

"Tentu sebagai perusahaan negara, Pertamina sudah tahu apa yang harus dilakukan. Participating interest untuk daerah," kata Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman di Pekanbaru, Rabu (1/8/2018).

Dia menyatakan Pemprov Riau sedang menyiapkan badan usaha milik daerah yang akan diajukan untuk mendapatkan PI tersebut. Persiapan BUMD tersebut, lanjutnya, bukan hanya untuk mendapatkan hak PI di Blok Rokan, melainkan juga untuk Blok Kampar dan Siak.

Menurut dia, PI untuk pemerintah daerah akan menambah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau.

"Itulah bedanya peraturan yang sekarang ini dengan yang dulu-dulu, karena memang dengan 10 persen saham itu, daerah tak perlu cari modal kesana-kemari tapi ada hitung-hitungnya," kata Arsyadjuliandi.


Selain itu, dia berharap supaya pengelolaan Blok Rokan dikelola Pertamina bisa memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat Riau dibandingkan saat dikelola PT Chevron Pacific Indonesia.

"Harapan dengan adanya Pertamina kita berharap ada yang positif untuk daerah ke depan dalam rangka membangun masyarakat Provinsi Riau ini. Ada pengembangan usaha yang dibuka untuk pengusaha daerah dan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah operasi Pertamina," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkaji dua proposal yang diajukan oleh Pertamina dan Chevron untuk mengelola ladang migas terbesar di RI yang masa kontraknya habis kurang dari 3,5 tahun lagi. Keputusan itu akhirnya jatuh pada Pertamina yang ditetapkan sebagai operator Blok Rokan dari 2021 sampai 2041.

Menurut dia, setelah diserahkan ke Pertamina mulai 2021, perusahaan tersebut akan berbagi hak partisipasi  ke BUMD dengan porsi 10 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah

Bagikan Artikel: