Pendaftaran Ditutup, Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha Mendaftar Pertamina UMK Academy 2026
Bagi peserta yang berhasil menjadi champion pembinaan tahap nasional juga akan memperoleh tambahan fasilitas berupa dukungan teknologi/alat produksi dengan nilai total hingga ratusan juta rupiah.
Salah satu peserta yang merasakan manfaat program Pertamina UMK Academy adalah Lidya SP, pemilik Besolek sekaligus Juara I kelas Go Modern Pertamina UMK Academy 2025. Setelah mengikuti rangkaian pembinaan, Lidya mampu membenahi tata kelola produksi dan keuangan, meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan praktik zero waste, serta mengelola pemasaran digital secara lebih konsisten.
“Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi, proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal,” ujar Lidya.
Menurut Lidya, perubahan tersebut turut membuat konten pemasaran Besolek menjadi lebih konsisten dan profesional. Ketertarikan serta kepercayaan pelanggan terhadap produknya pun meningkat dan turut mendorong pertumbuhan penjualan.
Pengalaman Besolek menjadi salah satu gambaran bagaimana pembelajaran dalam Pertamina UMK Academy dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan usaha. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi peserta Pertamina UMK Academy 2026 untuk dapat memberikan komitmen penuh saat mengikuti seluruh rangkaian program pembinaan.
“Pertamina berharap UMK Academy 2026 dapat melahirkan semakin banyak pelaku usaha yang memiliki tata kelola baik, adaptif terhadap teknologi, mampu memperluas pasar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” ucap Baron.
Pertamina UMK Academy mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Program ini juga selaras dengan Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta meningkatkan kesempatan kerja berkualitas melalui penguatan kapasitas dan daya saing UMK Indonesia.
Editor: Aditya Pratama