Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Jumat Agung, 30.304 Penumpang Kereta Berangkat dari Daop 1 Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Pendapatan Anjlok, KAI Usulkan Harga Tiket Naik

Jumat, 22 Mei 2020 - 20:57:00 WIB
Pendapatan Anjlok, KAI Usulkan Harga Tiket Naik
PT Kereta Api Indonesia mempertimbangkan skenario kenaikan harga tiket KA di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat new normal nanti. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempertimbangkan sejumlah skenario di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Salah satunya kenaikan tiket kereta api (KA) pada saat new normal.

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, skenario kenaikan ini menyusul adanya social distancing atau physical distancing. Dalam pemberlakuan physical distancing jumlah penumpang dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas tersedia

"Apabila okupansi kereta hanya 50 persen maka perlu adanya penyesuaian tarif," ujarnya, dalam teleconference, Jumat (22/5/2020).

Menurut Didiek, tidak semua tarif kereta naik. Kenaikan hanya berlaku untuk moda transportasi jarak jauh.

"Apabila okupansi 50 persen di pesawat udara, kemungkinan kami akan ajukan kenaikan tarif. Namun logikanya kenaikan tarif ini hanya untuk kereta jarak jauh. Kalau untuk commuter relatif tetap," kata Didiek.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut